digtara.com – 14 orang penumpang termasuk anak buah kapal (ABK) KLM Teman Baik GT 27 selamat dalam kecelakaan laut pada Sabtu (22/7/2023) siang.
Kapal phinisi ini tenggelam pada posisi 8° 36. 129’S • 119°31.888’E di perairan Pink Beach, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Kapal Phinisi KLM Teman Baik GT 27 ini memuat 9 orang tamu dan 5 orang kru kapal.
Baca: KLM Teman Baik GT 27 Tenggelam di Pantai Merah Pulau Komodo Manggarai Barat
“Jumlah tamu dan kru kapal 14 orang,” ujar Kapolres Manggarai Barat, AKBP Ari Satmoko, SH SIK MH saat dikonfirmasi Sabtu (22/7/2023) malam.
Kapal dinahkodai Supardin, warga Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Ia dibantu 4 anak buah kapal yakni Wahyu, Abi, Alfan dan Amin yang juga warga Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Para tamu menumpang masing-masing Nur Asniza Binti Aziz, Khairul Ariffin Bin AB Rahman, Ibrahim Bin Mahfuz, Hani Sandriani, Fatimah Az Azhara, Abdul Ghaffur Bin Ghani, Jas Nasaruddin Bin Omar, Nor Fatihah Binti Zulkefly dan Tuan Mohd Faiz Hamdi Bin Tuan Ibrahim.
“Seluruh penumpang adalah warga negara Malaysia terdiri dari 4 orang perempuan dan 5 orang laki-laki,” ujar nya.
Dari 9 orang penumpang ini, ada dua orang yang harus dirawat.
Hani Sandriani merasa mual dan pusing karena tertelan air laut.
Abdul Ghaffur Bin Ghani, mengalami luka di pergelangan tangan kiri kurang lebih 7 centimeter, luka dibagian kening kurang lebih 2 centimeter dan bagian kepala terbentur dan benjol.
Para korban dievakuasi ke Pustu Desa Komodo untuk mendapatkan pertolongan pertama karena terdapat 2 orang tamu yang mengalami pusing dan luka-luka.
“Tidak ada korban jiwa yang mengakibatkan penumpang kapal KLM Teman Baik GT 27 meninggal dunia,” tambahnya.
9 orang penumpang dan beberapa anak buah kapal telah dievakuasi kembali ke Labuan Bajo dan yang lainya masih di rumah Supardin di Desa Komodo.
Satu penumpang yang mengalami luka selanjutnya dibawa ke rumah sakit Siloam Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut.
Selain itu KLM Teman Baik saat sudah dievakuasi di perairan depan kampung Komodo.
KLM Teman Baik GT 27 mengalami mati mesin di perairan sekitar Manta Point.
KLM Teman Baik GT 27 kemudian digandeng KLM Flores menuju pink beach.Namun sesampainya di perairan pantai merah (pink beach) terjadi pusaran air yang mengakibatkan KLM Teman Baik GT 27 miring dan tenggelam.
Para penumpang yang berjumlah 9 orang dan kru kapal berhasil dievakuasi oleh KLM Flores Utama.
Speed Boat Tores pun bertolak dari pelabuhan Marina Labuan Bajo menuju ke Desa Komodo untuk melakukan evakuasi para korban.
Para korban dievakuasi untuk dibawa ke Labuan Bajo untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Seluruh Penumpang KLM Teman Baik Selamat, Dua Orang Dirawat