Kasus Kecelakaan Cenderung Meningkat, Polda NTT Gelar Operasi Zebra Turangga 2023

Imanuel Lodja - Selasa, 05 September 2023 00:12 WIB

digtara.com – Angka kecelakaan lalu lintaa di wilayah hukum Polda NTT cenderung meningkat.

Polda NTT pun menggelar operasi keselamatan berlalu lintas yang diberi sandi operasi Zebra Turangga 2023.

Data jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum polda NTT pada tahun 2022 sebanyak 1.326 kejadian.

Korban meninggal dunia sebanyak 406 orang, luka berat 488 orang, luka ringan 1.488 orang.

Dibandingkan pada tahun 2021 sebanyak 1.191 kejadian. Terjadi kenaikan jumlah kecelakaan sebesar 135 kejadian atau naik 11 persen.

Sementara itu jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2022 sejumlah 26.211 pelanggaran.

Dibandingkan tahun 2021 sejumlah 16.727 pelanggaran terjadi kenaikan sejumlah 9.484 pelanggaran atau naik 56 persen.

Selanjutnya data kecelakaan lalu lintas selama tahun 2023 dari tanggal 1 Januari hingga 27 Agustus 2023 antara lain jumlah kecelakaan 912 kejadian, korban meninggal dunia 252 orang, luka berat 393 orang, luka ringan 1.067 orang dan kerugian material sebesar Rp 2.529. 340.514.

Sedangkan jumlah pelanggaran tahun 2023 dari tanggal 1 Januari hingga 27 Agustus 2023 sebanyak 7.625 kali yakni tilang 1.494 kali dan teguran 7.625 kali.

Gelar pasukan operasi Zebra Turangga 2023 dilakukan di lapangan Polda NTT, Senin (4/9/2023).

Apel dipimpin Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, SIK SH.

Apel gelar pasukan dalam rangka “Operasi Zebra Turangga” tahun 2023 dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga operasi dapat berjalan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Karo Ops Polda saat apel tersebut menyebutkan bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya guna mengatasi permasalahan lalu lintas.

“perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas, juga koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas,” tandasnya.

Berbagai kompleksitas masalah lalu lintas tidak bisa ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang diterima dijalankan oleh semua pihak.

Karo Ops juga menyebutkan kalau polisi lalu lintas memiliki fungsi edukasi, engineering (rekayasa), enforcement (penegakkan hukum), identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor.

Diharapkan kepada seluruh stakeholder mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi baik secara taktis teknis maupun strategis agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi bisa diminimalisir sehingga tercipta kamseltibcarlantas yang mantap.

Operasi zebra ini merupakan jenis operasi harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakan hukum secara elektronik baik statis dan mobile dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi Zebra ini diharapkan dapat meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, nenurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Juga meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas serta terwujudnya situasi kamseltibcar lantas yang mantap.

Dalam pelaksanaan operasi zebra turangga 2023 ini ada 7 jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas yakni pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang masih dibawah umur.

Selain itu pengendara atau pengemudi sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 orang, pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang tidak menggunakan safety belt.

“Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, pengemudi atau pengendara kendaraan bermortor yang melawan arus, pengemudi atau pengendara kendaraan bermortor yang melebihi batas kecepatan,” tandasnya.

Karo Ops minta para Polantas menjaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas. peningkatan disiplin anggota Polantas dan terwujudnya pelayanan polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

“bertindaklah secara tegas, namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamseltibcar lantas sehingga terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas, hindari tindakan kontraproduktif yang dapat merusak citra Polri,” tegasnya.

Operasi Zebra Turangga ini digelar selama 14 hari mulai 4 hingga 17 September 2023.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses

Nusantara

Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang

Nusantara

1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu

Nusantara

Warga Antusias Beli Sembako, Kapolda NTT Tinjau Gerakan Pangan Murah di Polresta Kupang Kota

Nusantara

Polda NTT Punya Rumah Bahagia Sebagai Pusat Pemulihan Mental Bagi Semua Pihak

Nusantara

3.068 Personil Gabungan Amankan Operasi Ketupat Turangga 2026