Siswa SD di Ende NTT Ujian di Hutan Karena Ketiadaan Jaringan Internet

Imanuel Lodja - Kamis, 12 Oktober 2023 08:53 WIB
istimewa
Siswa SD di Ende NTT Ujian di Hutan Karena Ketiadaan Jaringan Internet

digtara.com - Gambar berupa foto guru dan sejumlah siswa di Kabupaten Ende, NTT sedang mencari signal 4G untuk mengikuti asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) beredar di media sosial dan viral.

Yohanes Mbabo yang memposting foto ini yang dihubungi mengatakan, pemandangan langka itu dia abadikan di Desa Wolomuku, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende.

Saat itu dia mau berangkat kerja sebagai tenaga kesehatan di desa sebelahnya di Kabupaten Ende.

Saat melewati jalan tersebut, Yohanes Mbabo melihat sekelompok siswa dan guru SDK Wolomuku, Kabupaten Ende sedang duduk di pinggir jalan raya, sambil memegang laptopnya masing-masing.

Karena penasaran, Yohanes Mbabo menghentikan laju sepeda motornya dan menanyakan keberadaan siswa dan guru di pinggir jalan raya. Ternyata mereka sedang mencari jaringan internet 4G untuk mengerjakan soal ujian.

"Wilayah kerja saya dekat itu sekolah dan saat saya mau pulang ke rumah, saya lihat sejumlah siswa dan guru sedang duduk di pinggir jalan dekat hutan," ceritanya, Kamis (12/10/2023).

Menurut Yohanes Mbabo, saat itu dia tanya dan salah satu guru menjawab bahwa mereka sedang mendampingi siswa-siswi yang akan mengikuti ujian berbasis komputer. "Saya bilang kenapa tidak di sekolah saja, mereka jawab tidak ada jaringan internet," ujarnya.


Karena prihatin, Yohanes Mbabo kemudian meminta izin untuk mengabadikan momen itu dan memposting di beranda akun facebook miliknya, kemudian viral di sejumlah akun instagram yang memiliki ratusan ribu pengikut.

"Tujuan saya posting itu supaya pemerintah kita atau orang diluar sana bisa tau, kalau kondisi kita masih seperti ini. Saya mau menceritakan situasi dan kekurangan di daerah pedalaman NTT melalui foto dan ternyata banyak yang bagikan postingan saya," katanya.

"Kebetulan saya perawat di desa. Keadaan geografis tempat tugas saya dan sekolah itu sama. Sangat terpencil," tambah Yohanes Mbabo.

Tidak hanya siswa, dia juga mengalami hal yang sama ketika ingin mengirim laporan melalui internet.

Dia harus mencari lokasi yang dijangkau jaringan 4G, sehingga bisa mengirim laporan ke Puskesmas di ibu kota kecamatan, maupun Dinas Kesehatan di Kota Ende.

"Setiap bulan kita harus laporan karena sekarang sistem online. Kalo laporan yang penting itu kita harus cari jaringan internet dulu. Pokoknya kita disini sangat susah," ungkap Yohanes Mbabo.

Dia berharap pemerintah Kabupaten maupun Pusat melihat kondisi mereka dan mencari solusinya. Karena jika ANBK harus dilakukan maka siswa-siswi yang bersekolah di pedalaman akan merasakan dampaknya. Seperti nilai tidak sesuai bahkan sampai tidak lulus.

Siswa SD di Ende NTT Ujian di Hutan Karena Ketiadaan Jaringan Internet

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Mabuk Miras, Penumpang KM Wilis Loncat ke Laut Dalam Pelayaran Sumba-Ende

Nusantara

Pajak E-Commerce Mulai Berlaku 1 Agustus 2026, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Mekanismenya?

Nusantara

Inspirasi Model Kanopi Jendela Minimalis Modern untuk Rumah Type 21

Nusantara

Mulai 1 Juli 2026, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta

Nusantara

Kemenhaj Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Administrator dan Pengawas, Perkuat Kepemimpinan Berbasis Merit

Nusantara

Anggota Berprestasi di Polres Ende Dapat Penghargaan