digtara.com - Dalam hitungan jam, sebanyak 20 ton beras murah, Jumat pagi (23/02/2024), ludes dibeli ratusan warga.
20 ton beras murah tersebut disalurkan oleh Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi berkerjasama dengan Perum Bulog.
Terlihat di lokasi pasar pengendalian harga di Lapangan Merdeka Sri Mersing, animo ratusan warga yang rela mengantri dan berdesakan demi mendapatkan beras murah tersebut.
Diketahui, saat ini harga beras di sejumlah pasaran tradisional yang ada di Kota Tebingtinggi sedang melambung tinggi.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi, Zahidin, mengatakan, operasi pengendalian harga ini sudah digelar sejak Kamis kemarin dengan menyediakan beras, gula pasir dan minyak goreng.
Di pasar pengendalian harga ini, beras SPHP dari Perum Bulog dijual dengan harga Rp 53.000 rupiah per 5 kilogram.
Sementara di pasar tradisional, beras dengan kualitas yang sama dijual Rp75.000 rupiah per 5 kilogram.
"Tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan beras murah ini mengakibatkan persediaan beras sebanyak 20 ton ludes dalam waktu 2 jam saja," terang Zahidin
Salah seorang warga, Rukaya, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar pengendalian harga ini.
"Sangat terbantu, meski harus rela mengantre lama," katanya.