digtara.com - Badai ekstrim melanda Kepulauan Nias pada Kamis (07/03), berdampak pada tumbangnya banyak pohon yang mengenai jaringan listrik PLN. Akibatnya, sejumlah lokasi di lima kabupaten/kota di pulau Nias mengalami pemadaman tidak terencana.
PLN UP3 Nias mengabarkan, setidaknya 30 Kecamatan di pulau Nias mengalami pemadaman tidak terencana, dengan rincian 7 Kecamatan di wilayah kerja ULP Gunung Sitoli, 9 Kecamatan di wilayah kerja ULP Teluk Dalam, dam 14 Kecamatan di wilayah kerja PLN ULP Nias Barat.
Untuk itu, PLN UP3 Nias berupaya keras mempercepat pemulihan jaringan listrik di berbagai titik lokasi tersebut. Hal ini disampaikan oleh Manajer PLN UP3 Nias, Revi Aldrian pada Jumat (08/03).
"Kami terus menerus berkoordinasi dengan rekan-rekan di lapangan, untuk mempercepat pemulihan supply listrik di lokasi yang terdampak," ujarnya.
Badai ekstrim yang terjadi kemarin, turut merusak kantor jaga PLN didaerah Nias Utara. Meskipun demikian, ia menjelaskan bahwa PLN tidak gentar untuk memberi pemulihan listrik bagi masyarakat di Kepulauan Nias.
"Kawan-kawan yantek kita sudah sedari malam sampai sekarang bergerak dan bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut," sambungnya.
Menurutnya sudah 80% jaringan listrik menuju pemulihan. Oleh sebab itu pihaknya juga memohon doa berbagai pihak, agar upaya yang dilakukan segenap tim PLN UP3 Nias mengalami kendala dan hambatan besar.
Manajer UP3 Nias juga menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas didekat jaringan listrik ketika situasi ekstrim seperti ini, untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia," tutupnya.