Mosalaki Pu'u Wolojita-Ende Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Polsek Wolojita

Imanuel Lodja - Jumat, 22 Maret 2024 13:59 WIB
istimewa
Mosalaki Pu'u Wolojita-Ende Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Polsek Wolojita

digtara.com - Mosalaki (tokoh adat/masyarakat) Pu'u Wolojita di Kabupaten Ende, NTT menghibahkan lahan/tanah ke Polres Ende.

Tanah hibah tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Polsek Wolojita yang diusulkan masyarakat.

Prosesi hibah ini dilakukan pada Kamis (21/3/2024) di Kelurahan Wolojita, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende.

Serah terima dilakukan oleh mosalaki Pu'u Wolojita, Fransiskus Liru kepada Polres Ende.

Mosalaki menghibahkan tanah seluas 10.000 meter persegi dengan lebar 80 meter persegi dan panjang 125 meter persegi.

Penyerahan hibah lahan ini dihadiri Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika, Kabag Logistik Polres Ende, Iptu Y.

Florian, Kasipropam Polres Ende, Iptu Mahmud Derang, Kapolsek Wolowaru, Ipda Ubaldus Maku.

Juga Camat Wolojita, Adrianus Yosafat Dasi Muda, Lurah Wolojita, Mikhaela Rovita Niewardus, Mosalaki Pu'u Wolojita, Fransiskus Liru, Mosalaki Ame Radja, Fransiskus Watu, Mosalaki Ame Lemba, Stefanus Tolo, Mosalaki Ria Bewa, Alfonsius Seto, Mosalaki Kema Sama Ria Bewa, Siprianus Yosef Tibo, para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.

Penyerahan ini ditandai dengan pemasangan pilar diatas tanah hibah oleh Kapolres Ende didampingi Mosalaki Pu'u Wolojita.

Kapolres Ende bersama lurah dan para mosalaki melakukan penandatanganan berita acara serah terima hibah dan surat pernyataan pelepasan hak.

Kapolres Ende mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Mosalaki Pu"u dan para Mosalaki atas penyerahan tanah kepada Polri.


"Ini merupakan bukti nyata Polri hadir lebih dekat dengan masyarakat dalam melayani dan mengayomi masyarakat," ujar mantan Kapolres Flores Timur ini.

Kapolres menyebutkan kalau penyerahan lahan sebagai langkah awal diawali dengan pembersihan lokasi.

Namun pembangunan Mako tetap mengacu pada ketentuan yang ada.

Kapolres juga menegaskan kalau selanjutnya segera dilakukan pengurusan sertifikat.

Kapolres juga berharap semua pihak harus mendukung sehingga prosesnya akan dilakukan kembali dengan pengukuran oleh BPN.

Polri pun tetap berharap Modalaki Pu'u dan para Mosalaki untuk hadir bersama saat pengukuran tersebut.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Nusantara

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Nusantara

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Nusantara

Upah Tidak Jelas, Pekerja THM di Sikka-NTT Minta Perlindungan Polisi

Nusantara

Polres Ende Reka Ulang Kasus Penganiayaan Berujung Tewasnya Warga

Nusantara

Pelayaran Wisata Labuan Bajo Diusulkan Dilakukan Parsial