Hilang Lima Hari, Lansia di Kuwus-Manggarai Barat Ditemukan Tim SAR Gabungan

Imanuel Lodja - Rabu, 29 Mei 2024 09:00 WIB
istimewa
Hilang Lima Hari, Lansia di Kuwus-Manggarai Barat Ditemukan Tim SAR Gabungan

digtara.com - Anastasia Dinul (72), seorang nenek asal Kampung Teno, Desa Compang Suka, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat dilaporkan hilang sejak Rabu (22/5/2024) lalu.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri bersama masyarakat. Upaya pencarian membuahkan hasil.

Saat pencarian, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua tim.

Tim pertama mencari di aliran Sungai Wae Lalong.

Tim lainnya, bersama warga menyisir hutan di sekitar wilayah Desa Compang Suka.

Awalnya pencarian lebih dari tiga hari membuat harapan seorang korban hilang ditemukan selamat menipis. Apalagi, menilik usia Nenek Anastasia Dinul (72) yang telah senja.

Namun, petugas dari tentara dan kepolisian itu tak patah arang. Mereka tetap mencari keberadaan korban yang dinyatakan hilang ini.

Setalah proses pencarian yang memakan waktu selama lima hari, akhirnya perempuan lanjut usia itu ditemukan selamat di sebuah perkebunan yang berada di Kampung Tado, Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat pada Minggu (26/5/2024) kemarin.

Hanya saja, tubuhnya lemah lunglai usai lima hari hilang.

Kondisi cuaca dan kekurangan nutrisi membuat kesehatan nenek Anastasia Dinul (72) menurun drastis.

"Korban ditemukan oleh warga di bawah pohon cengkeh di perkebunan Kampung Tado sekira pukul 12.00 Wita. Jarak dari titik awal pencarian sampai lokasi penemuan, kurang lebih tiga kilometer," kata Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko melalui Kapolsek Kuwus, Ipda Arsilinus Lentar, Rabu (29/5/2024).

Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Ranggu.

Saking lemahnya kondisi Nenek Anastasia Dinul (72), petugas mesti menggendong nenek yang hilang lima hari ini.

"Setelah ditemukan korban langsung dibawa ke salah satu rumah warga dan selanjutnya dijemput mobil ambulance menuju Puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ungkapnya.

Kapolsek Kuwus mengungkapkan sebelumnya nenek Anastasia Dinul (72) yang seorang petani ini berangkat ke kebun pada Rabu pagi.

Dalam perjalanan, salah satu warga berpapasan dengan si nenek, sempat memintanya untuk pulang tetapi wanita lanjut usia itu tidak menuruti dan tetap melanjutkan perjalanan.

Hingga pukul 17.00 Wita, si nenek tak kunjung pulang.

Pihak keluarga mulai kebingungan dan berusaha mencarinya. Tetapi, hingga malam tiba, En'de Anas tak berhasil ditemukan.


Melihat lokasi hilangnya En'de Anas, ada dugaan si nenek terpeleset ke Sungai Wae Lalong atau hilang di hutan Golo Bilu hingga diduga dibawah roh halus yang biasa masyarakat sebut dengan Karong.

Sebab itu, pencarian ibu satu anak itu awalnya dilakukan di sekitar Desa Compang Suka.

Namun, selama empat hari penyisiran, tidak membuahkan hasil.

Lantaran tak ditemukan, tim SAR gabungan mengubah pola pencarian.

Ada pula regu SAR yang difokuskan mencari di area hutan atau perkebunan penduduk sekitar Desa Compang Suka hingga ke desa tetangga yakni Desa Ranggu.

"Setelah upaya pencarian selama lima hari korban berhasil ditemukan di perkebunan penduduk di Desa Ranggu dalam keadaan lemas," ujar Ipda Arsilinus Lentar.

Kini, Nenek Anastasia Dinul (72) telah kembali berkumpul bersama sanak saudara setelah mendapat tindakan medis di Puskesmas Ranggu.

"Setelah mendapat perawatan, korban sudah diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas dan langsung kami serahkan kepada pihak keluarga," tandasnya.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Lansia di Manggarai Barat Cabuli Dua Siswi Sekolah Dasar

Nusantara

Sopir Ngantuk dan Hilang Kendali, Bus Masuk Jurang

Nusantara

424 PPIH Kloter Ikuti Diklat di Asrama Haji Donohudan Solo, Saiful Mujab Minta Utamakan Tugas Pelayanan Dibandingkan Ibadah Pribadi

Nusantara

Lansia di Kupang Tewas Terseret Banjir

Nusantara

Ditpolairud Polda NTT Bersihkan Pantai Pulau Monyet Labuan Bajo Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

Nusantara

Pengemudi Mabuk Miras, Mobil Toyota Innova Tabrak Truk Sampah di Manggarai Barat