Kapolres Kupang ke Lokasi Penembakan Warga, Pastikan Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku

Imanuel Lodja - Jumat, 27 September 2024 14:01 WIB
istimewa
Kapolres Kupang ke Lokasi Penembakan Warga, Pastikan Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku

digtara.com - Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gede Anom Wirata langsung ke lokasi penembakan dua warga di RT 10/RW 06, dusun III, perumahan 50, kampung Lorosae 1, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang pada Jumat (27/9/2024).

Kapolres menemui warga dan kepala desa Raknamo Agusto Fernandez.

Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata didampingi Kasat Intelkam, Iptu Misbar, Kasat Reskrim, Iptu Yeni Setiono, Kasat Samapta, Iptu Andreas Bessie dan Kapolsek Kupang Timur, Iptu Jhoni Lapusali serta para perwira Polres Kupang.

Kapolres juga ke RSUD Naibonat Kupang menjenguk kedua korban bersama Kasat Reskrim, Iptu Yeni Setiono, Kanit Pidum, Ipda Basilio Pereira dan Kanit Tipiter, Ipda Mad Nampira serta Kasi Dokkes Polres Kupang, Ipda Elias.

Ditemui di lokasi kejadian, Kapolres Kupang mengaku kalau pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan sudah mengantongi identitas pelaku.

"Kami masih lakukan penyelidikan dan identitas terduga pelaku sudah kami kantongi," ujar Kapolres.

Selanjutnya polisi juga masih berusaha mencari barang bukti senjata api yang dipakai pelaku menembak korban.

"Motifnya karena pelaku gas-gas sepeda motor dan berujung penembakan," tambah Kapolres terkait latar belakang kasus ini.

Kapolres memastikan kalau pelaku adalah warga dari luar Desa Raknamo. "Informasi dari saksi-saksi yang kami periksa bahwa pelaku dari luar," tandas mantan Kapolres Sumba Barat ini.

Demi keamanan di lokasi kejadian, untuk sementara Polres Kupang menempatkan personil di lokasi kejadian hingga kondisi kondusif.

"Kita tempatkan personil di TKP. Sejauh ini situasi di lokasi kejadian sudah aman dan kondusif," ujar Kapolres.

Penyidik masih mencari pelaku dan identitas pelaku sudah dikantongi polisi.


Korban Jhoni Lino Pereira mengaku kalau salah satu pelaku Kenzo saat menembaki mereka menggunakan seragam dan atribut lengkap perguruan silat Kera Sakti.

Jhoni yang juga warga RT 20/RW 06, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto mengalami luka tembus di tangan kiri.

Korban lainnya Benedikto Duarte, waega RT 11/RW 06, Desa Raknamo yang juga berkebutuhan khusus/bisu mengalami luka di bagian kepala.

Joaquim Fernandes (40) salah satu warga di Lk Dusun III Desa Raknamo bersama Lazaruz De Amaral (18) mengaku kalau pada Kamis tengah malam, terduga pelaku Kenzo bersama 5 orang rekannya mendatangi rumah Dominggus Pinto sambil menggas sepeda motor untuk membeli rokok.

Joaquim kemudian menegur para pelaku karena orang tua nya sedang sakit.

Terduga pelaku yang tidak terima lalu hendak menembakinya sehingga ia melarikan diri ke rumahnya dan mengambil parang.

Dari kejadian tersebut, terduga pelaku dan Joaquim kemudian saling berdamai.

Jumat, 27 September 2024 sekitar pukul 05.00 WITA, para terduga pelaku bertemu dengan kedua korban dan melakukan penyerangan dengan melakukan penembakan menggunakan senapan angin dan melukai 2 korban.


Korban Benedikto langsung dilarikan di RSUD Naibonat karena mengalami luka di bagian kepala. Korban Jhoni pun dibawa ke RSUD Naibonat.

Kedua korban pun mendapatkan perawatan medis di RSUD Naibonat. Polisi mengamankan dua unit sepeda motor diduga milik pelaku yang ditinggalkan para pelaku saat melarikan diri :

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah

Nusantara

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Nusantara

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Nusantara

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Nusantara

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Nusantara

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas