Pemberian MBG di Kupang Diakui Orangtua Kurangi Jajan Anak di Sekolah

Imanuel Lodja - Kamis, 09 Januari 2025 09:50 WIB
istimewa
Pemberian MBG di Kupang Diakui Orangtua Kurangi Jajan Anak di Sekolah

digtara.com - Orangtua siswa di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sekolah anaknya telah mendapat makanan bergizi gratis (MBG) merasa senang karena anaknya sudah dua hari terakhir ini tidak jajan di sekolah.

Dengan adanya MBG anak tidak lagi menuntut untuk mendapatkan uang jajan.

"Sangat senang bantuan makanan gratis, karena anak tidak lagi menuntut uang jajan," ujar Yuliana Molamite orangtua salah satu siswa SD Inpres Noelbaki, Rabu (8/1/2025).

Anaknya Ursula Olivia Ugawea duduk di bangku kelas IV SD Inpres Noelbaki sudah dua hari tidak lagi menuntut untuk mendapatkan uang jajan.

"Hanya (hari) Senin saja dia masuk sekolah (hari pertama setelah libur nataru) dia minta uang (jajan), tapi hari Selasa dia sonde minta lagi," ujar Yuliana.

Biasanya Olivia kalau ke sekolah selalu diberi uang jajan antara Rp 5.000 saat ia akan ke sekolah.

Sejak Senin (6/1/2025) Ursula pulang sekolah dengan wajah yang gembira. Ursula pun bercerita kepada Yuliana kalau di sekolahnya sudah mendapat MBG dengan beberapa lauk.

"Hari Senin itu dia (Ursula) bilang sangat senang, makanannya enak. Ada ayam gorengnya," ujar Yuliana.

Diakui kalau anaknya sangat senang karena mendapat makanan di hari pertama masuk sekolah tahun 2025.

Ursula mengaku mendapatkan nasi, ayam, sayur kacang panjang, ada pisang dan tahu.

Sebagai orang tua, Yuliana mengaku sangat terbantu dengan pemberian MBG apalagi orangtua yang tidak sempat menyediakan sarapan bagi anak-anak.

Selain itu sangat membantu anak-anak yang rumahnya jauh dari sekolah dan belum sempat sarapan sehingga pemberian MBG cukup membantu anak-anak dan orangtua.


"Keuntungannya adalah mungkin (siswa) yang bersekolah jauh yang belum sempat sarapan, yang belum mendapat nutrisi pagi hari bisa makan dan bisa mendapat tenaga untuk memulai pelajaran di sekolah," tambah Yuliana.

Keuntungan lain dari adanya pemberian MBG anak sudah tidak jajan lagi di sekolah. Karena jajan di sekolah bisa mengurangi anak-anak untuk makan.

Siswi lain yakni Selena Selestin Hoar mengatakan sangat senang mendapat makanan bergizi gratis.

Siswi yang duduk di bangku kelas V SD Inpres Noelbaki ini mengatakan sudah mengurangi jajan di sekolah sejak Senin (6/1).

"Biasanya jajan pas jam istirahat, tapi sudah tiga hari sonde jajan lagi karena sudah kenyang dengan makanan yang dibagikan," jelas Selena.

Dia mengaku selama ini selalu jajan makanan yang berminyak yang dibeli di kantin sekolah. Tapi sekarang sudah tidak lagi.

Ia berharap lauk dari pemberian MBG bisa semakin banyak dan bisa bervariasi serta ganti-ganti setiap harinya sehingga tidak bosan.

"Kalau bisa tiap hari ganti lauk, biar sonde bosan," kata Selena.

Penghubung SPPG Noelbaki, Margaretha Wadu mengatakan lauk MBG yang disediakan SPPG Noelbaki setiap hari selalu diganti.

"Lauk baru tadi, nasi, telur, tahu, sayur ubi campur kacang hijau," kata Margaretha.

Kepala SD Inpres Noelbaki, Novi Adriana Riwu mengatakan dalam tiga hari ini menu dari MBG selalu berganti-ganti.

"Ada variasi hari ini, telur, tahu dan sayur daun ubi pakai kacang hijau, 3 hari lauk beda-beda," ujar Novi.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Puluhan Warga Datangi DPRD Kabupaten Kupang Pertanyakan Proses Bagi Anggota Dewan Terlibat Kekerasan Seksual

Nusantara

Dinkes Kabupaten Kupang Cek Dugaan Menu MBG Berulat

Nusantara

Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT

Nusantara

Tiga Terduga Tindak Pidana PETI di Sumba Timur Diproses Hukum

Nusantara

Mangkir Dari Panggilan, Polres Belu Layangkan Lagi Panggilan Bagi RS Tersangka Kasus Pencabulan

Nusantara

Tabrakan Dalam Kampus Undana, Satu Mahasiswa Meninggal Dunia