Nelayan Alor Hilang di Pulau Ternate saat Cari Ikan

Imanuel Lodja - Senin, 20 Januari 2025 13:34 WIB
istimewa
Nelayan Alor Hilang di Pulau Ternate saat Cari Ikan

digtara.com - Agripa Abolla, nelayan asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang sejak MInggu (19/1/2025) saat menyelam mencari ikan.

Warga Kampung Bogakele, Desa Ternate, Kabupaten Alor ini awalnya mencari ikan dengan dua rekannya Simon Sinamohina dan Stevenson Samasil, warga RT 008/RW 004 Bogakele, Desa Ternate, Kabupaten Alor pada Minggu (19/1/2025).

Diperoleh informasi kalau korban bersama kedua rekannya tersebut jalan kaki menuju Tanjung Bogakele untuk selam dan memanah ikan.

Sampai di lokasi tanjung Bogakele, mereka menyelam ke tengah laut untuk mencari ikan sampai ke tengah laut yang cukup dalam. Mereka menyelam mencari ikan dengan membawa alat panah ikan tanpa menggunakan perlengkapan menyelam.

Namun karena arus kencang mereka berenang menuju ke pinggir pantai dan ingin menyelamatkan diri di Tanjung Bogakele.

Kemudian korban memanggil temannya untuk bantu mencarikan batu untuk pijakan berdiri. Namun teman korban sendiri juga melawan arus kencang.

Setelah itu korban terbawa arus menjauh dari teman-temannya. Rekan korban kemudian memberikan isyarat lampu senter namun tidak dibalas lagi oleh korban.

Saat berenang kembali ke tanjung bogakele, rekannya mendengar korban memanggil untuk meminta bantuan mencarikan pijakan kaki untuk berdiri.

Namun pada saat itu para rekan korban juga sementara berenang melawan arus kencang. Setelah mereka berenang sampai di tanjung bogakele, mereka melihat korban terbawa arus menjauh dari rekannya.

Kemudian rekan korban memberikan isyarat lampu senter namun tidak dibalas lagi oleh korban.

Atas Kejadian tersebut, rekan korban pun melanjutkan mencari ikan dan berfikir kalau korban berenang mengikuti arus. Karena cuaca sudah gelap, rekan korban pun kembali ke rumah .


Hingga pukul 22.00 Wita, korban tidak kunjung kembali ke rumahnya. Keluarga pun berinisiatif bersama masyarakat melakukan upaya pencarian pada lokasi Tanjung Bogakele.

Dalam upaya pencarian, keluarga korban hanya menemukan alat panah, baju, serta celana pendek berwarna abu - abu milik korban, sampai dengan pagi hari korban belum ditemukan.

Pihak keluarga berupaya menghubungi satuan Polair Polres Alor dan pihak Basarnas untuk melaporkan kejadian dan meminta bantuan pencarian korban.

Kasat Polair Polres Alor bersama 5 lima orang anggota sat Polairud keluar dari pelabuhan Kalabahi menuju pulau Ternate untuk membantu melaksanakan pencarian.

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian karena korban belum juga ditemukan. Pencarian korban dilanjutkan pada Senin, 20 Januari 2025 pukul 08.00 Wita.

Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman yang dikonfirmasi Senin (20/1/2025) membenarkan kejadian ini.

"Kasat Pol airud bersama 5 lima orang anggota sat pol airud ke pulau Ternate membantu laksanakan SAR," ujar Kapolres Alor.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali

Nusantara

Mesin Kapal Rusak dan Sempat Hanyut Saat Berlayar, 10 Warga Alor Dievakuasi Selamat

Nusantara

Tiga Hari Dilaporkan Hilang, Kakek di Kupang Ditemukan Selamat di Hutan Perbatasan Oeltua–Baumata

Nusantara

Jelang Bulan Ramadhan, Kelompok Pemuda Yang Bertikai di Alor-NTT Sepakat Berdamai

Nusantara

Warga Sikka Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hilang Saat Memanah Ikan

Nusantara

Dua Kelompok Pemuda di Alor Kembali Saling Serang, Kapolres Temui Pemerintah Untuk Tuntaskan