Australia Dapat Video Pencabulan Mantan Kapolres Ngada dari Situs Porno

Imanuel Lodja - Selasa, 11 Maret 2025 09:32 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com - Dugaan pencabulan oleh mantan Kapolre Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja tersebar ke situs porno di luar negeri.

Video ini pertama kali dilaporkan pihak negara Australia yang menemukan dari salah satu situs porno.

Temuan tersebut lalu dilaporkan kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pelaksana (Plt) Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang, Imelda Manafe kasus tersebut dilaporkan pihak pemerintah Asutralia kepada Kementerian P3A.

Kementerian P3A kemudian menginformasikan ke Polda NTT.

"Pertama itu ada berita dari Pemerintah Australia itu langsung disampaikan ke kementerian PPA. Dari Kementerian PPA itu menyampaikan ke Polda NTT," kata Imelda pada Senin (10/3/2025).

Pemerintah Australia mendapat video pencabulan tersebut dari salah satu situs porno yang kemudian dilaporkan kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Polda NTT kemudian meminta Dinas P3A Kota Kupang untuk melakukan pendampingan.

"Polda NTT menunjuk kepada kami Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota (untuk lakukan pendampingan)," kata Imelda.

Disebutkan kalau saat ini ada satu korban pencabulan yang sedang didampingi oleh Dinas P3A Kota Kupang. pendampingan terus dilakukan setiap harinya.

"Sementara kami dampingi itu satu orang usia 12 tahun," kata Imelda.

Tapi kata Imelda, dari hasil asesment ditemukan lagi menjadi tiga korban.

"Berdasarkan asesmen bertambah menjadi tiga orang berusia tiga tahun dan 14 tahun," ujarnya.

Ketiga korban tersebut kata Imelda mendapatkan kekerasan seksual dari diduga pelaku AKBP Fajar.

"Mereka mengalami kekerasan seksual oleh yang diduga pelaku (Kapolres Ngada)," ujarnya.


Hasil konseling dengan korban, kekerasan seksual yang dialami ketiga korban oleh AKBP Fajar tersebut sudah terjadi sejak pertengahan tahun 2024 lalu.

konseling dan pendampingan terhadap korban sudah memasuki hari ke 20. "Hari ini sudah hari ke 20," kata Imelda.

Awal pendapingan. korban berusia 12 tahun itu sempat mengalami trauma berat.

"Awal mengalami trauma, dan takut bertemu dengan orang lain," ujarnya.

Tapi kondisinya setelah 20 hari mendapat pendampingan sudah lebih membaik..

Mantan Kapolres Ngada, AKBP. Fajar Wodyadharma Lukman Sumaatmaja diamankan tim Propam Mabes Polri dan Bidang Propam Polda NTT pada Kamis (20/2/2025) lalu atas dugaan kasus narkoba dan asusila.

Usai diamankan, AKBP Fajar dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Divisi Propam Polri.

Hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan Divisi Propam Polri terhadap AKBP Fajar dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

DJI Osmo Pocket 4P Resmi Hadir di Indonesia, Usung Dual Lens Pertama dan Rekam Video 4K 240fps

Nusantara

Gadis Piatu di Alor Jadi Korban Persetubuhan Paman, Ayah Dan Kakak Kandung

Nusantara

Siswa SMA Pelaku Cabul Bule Australia Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Nusantara

4 Tablet Murah Rp1 Jutaan untuk Anak Sekolah, Cocok Belajar Online hingga Kerjakan Tugas

Nusantara

Dua Tersangka Kasus Cabul Dilimpahkan Penyidik Polsek Kota Lama ke Kejaksaan

Nusantara

Pakai Berbagai Modus, Pegawai PPPK KUA Di Rote Ndao Cabuli Anak Dibawah Umur