Usai Mabuk Miras, Nelayan Ditemukan Meninggal Diatas Kapal

Imanuel Lodja - Minggu, 11 Mei 2025 09:00 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com - Ilham Saputra, seorang nelayan asal Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, NTT ditemukan meninggal diatas kapal pada Jumat (9/5/2025).

Korban yang selama ini tinggal di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang meninggal diatas kapal Gemerlap Sinar Laut 07 yang sementara sandar di Pelabuhan Perikanan Tenau di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Diperoleh informasi kalau sejak Kamis (8/5/2025) petang hingga Jumat (9/5/2025) pagi, korban mengkonsumsi minuman keras jenis moke.

Korban pesta minuman keras bersama nelayan lain seperti Krisantus Jefri Kollo (25), Yonatan Benu (34), Yermias Tedy Mau (38), Angryto Raymon Thon (23) dan Arianto Appah (23)

Setelah mengkonsumsi minuman keras jenis moke di atas Kapal Berkat Melimpah, mereka kembali ke kapal masing - masing untuk istirahat.

Korban tidur di atas kapal tempat korban dan para rekannya mengkonsumsi minuman keras.

Pada Jumat siang, Ido Adia Loka (42) melihat korban tidur diatas kapal dan terkena sinar matahari.

Karena merasa kasihan, Ido kemudian memindahkan korban dari Kapal Berkat Melimpah ke Kapal Gemerlap Sinar Laut 07.

Pada saat Ido mengangkat korban, kondisi korban masih hidup dan masih sadarkan diri.

Ido juga sempat menasehati korban dan setelah itu Ido ke kapal lain untuk mencari ikan untuk lauk karena pada saat itu ada kapal ikan yang sandar.

Setelah mendapat ikan, Ido kembali ke kapal Gemerlap Sinar Laut 07 dan melihat orang berkerumun dan mendengar korban sudah meninggal dunia.

Karena tidak percaya, Ido mencoba memegang nadi korban namun denyut nadi sudah tidak ada.

Ido kemudian memberitahu kepada Kapten Kapal, Slamet Widodo soal kejadian tersebut.

Korban diketahui sering mengkonsumsi minuman keras bersama para nelayan maupun ABK kapal lainnya.

Sejumlah rekan korban mengaku kalau selama mengkonsumsi minuman keras, korban tidak pernah makan.


Dugaan sementara korban meninggal dunia karena kelebihan mengkonsumsi minuman keras.

Warga kemudian melaporkan ke Polsek Alak sehingga Personil Piket Polsek Alak ke kapal Gemerlap Sinar Laut 07 yang sedang sandar di pelabuhan Perikanan Tenau Kupang untuk identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

Polisi menemukan korban dalam keadaan terlentang di atas kapal dan luka di bagian kaki kanan

Aparat kepolisian langsung mengamankan TKP.

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota, AKP Yugo Amboro bersama anggota Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Kupang Kota ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Tim medis dipimpin dr Edwin Tambunan, SpF melakukan visum dan otopsi di ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara Kupang pada Sabtu (10/5/2025).

Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel membenarkan kejadian ini.

Kasus tersebut ditangani oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Alak.

Pihak keluarga korban sudah membuat laporan polisi di Mapolsek Alak dengan memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kekerasan Seksual Diserahkan Polres Rote Ndao ke Kejaksaan

Nusantara

Wakapolres Rote Ndao Berganti

Nusantara

Tiga Korban Mati Mesin dan Hilang Kontak di Perairan Diu-Rote Ndao Ditemukan Selamat

Nusantara

Hendak Melahirkan, Polisi di Rote Ndao Bantu Evakuasi IRT ke RSUD

Nusantara

Tangkap Ikan Pakai Bahan Berbahaya, Delapan Warga Rote Ndao Diamankan Polisi

Nusantara

Tanggul Penahan Gelombang Roboh, Sejumlah Rumah Warga Di Rote Ndao Rusak