Polda NTT Imbau Warga Waspada Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Imanuel Lodja - Minggu, 22 Juni 2025 20:52 WIB
ist
Polda NTT Imbau Warga Waspada Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan keselamatan warga menghadapi aktivitas tinggi Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang masih berada pada status Level IV (Awas).

Laporan Badan Geologi tertanggal 22 Juni 2025, gunung ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan, memicu imbauan mendesak kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan komitmen Polri untuk mendampingi masyarakat.

"Kami mengimbau warga untuk mematuhi rekomendasi resmi dan tidak beraktivitas di zona bahaya radius 7 kilometer serta sektoral barat daya-timur laut 8 kilometer dari pusat erupsi. Polri akan terus hadir memastikan keselamatan masyarakat," ujar Kombes Henry pada Minggu (22/6/2025).

Laporan Badan Geologi mencatat bahwa pada 21-22 Juni 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki mengeluarkan asap kawah putih hingga kelabu setinggi 100-1.000 meter dari puncak.

Meski tinggi erupsi menurun, sinar api samar di puncak menunjukkan adanya material pijar di kawah. Data kegempaan mencatat 2 gempa erupsi, 1 gempa guguran, 15 gempa hembusan, dan 21 gempa vulkanik dalam, menandakan suplai magma dari kedalaman masih berlangsung.

Data deformasi menunjukkan pergerakan magma ke permukaan dengan kecepatan rendah, namun potensi erupsi tetap ada.

Kombes Henry menyampaikan sejumlah imbauan penting berdasarkan rekomendasi Badan Geologi agar masyarakat menghindari zona bahaya.

"Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 7 kilometer dan sektoral 8 kilometer dari pusat erupsi," ujarnya.

Warga di daerah aliran sungai seperti Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, dan Nurabelen diminta mewaspadai potensi banjir lahar saat hujan lebat.

Warga terdampak hujan abu dianjurkan memakai masker untuk melindungi saluran pernapasan.

Masyarakat diminta hanya mempercayai informasi dari sumber resmi, seperti PVMBG atau pemerintah daerah.

"Polri bersama instansi terkait akan terus memantau situasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami mengajak warga tetap tenang namun waspada," tambah Kombes Henry.

Polda NTT berkoordinasi erat dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, PVMBG, dan BPBD NTT untuk memastikan informasi terkini tersampaikan.

Personel Polri juga dikerahkan untuk patroli humanis, membagikan masker, dan mengamankan jalur terdampak abu vulkanik.

"Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pelayan masyarakat di tengah bencana," tegas Kombes Henry.

Kapolda NTT melalui Kombes Henry juga mengapresiasi kerja sama masyarakat yang telah mematuhi imbauan.

"Mari bersama-sama menjaga keselamatan dengan mengikuti arahan resmi. Informasi terkini dapat diakses melalui situs Magma Indonesia atau media sosial Badan Geologi," tandasnya.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT

Nusantara

Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan

Nusantara

Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi

Nusantara

Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas

Nusantara

Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya

Nusantara

Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT