Kapal Wisata Angin Mamiri Terbalik di Perairan Labuan Bajo, Delapan Wisatawan Dievakuasi Dengan Selamat

Imanuel Lodja - Senin, 30 Juni 2025 13:10 WIB
ist
Kapal Wisata Angin Mamiri Terbalik di Perairan Labuan Bajo, Delapan Wisatawan Dievakuasi Dengan Selamat

digtara.com -Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (29/6/2025).

Kapal wisata pinisi bahari Angin Mamiri terbalik di perairan Mawan, Manggarai Barat sekitar pukul 14.00 wita dengan titik koordinat 08°34.991 S 119° 39.014 E tepatnya di wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kapal Wisata Pinisi Bahari Angin Mamiri GT 26 milik PT WSS Maritim Jaya ini memuat belasan orang penumpang terdiri WNA dan WNI serta lima kru kapal.

Empat WNI masing-masing Adrianus Wijaya (Tour Guide), Indri Yusuf Seseli, Nurman dan Rabiul.

Delapan Warga Negara Asing (WNA) masing-masing Alezo Gomez, Maria Gomez, Matio Gomez dan Fabio Robles asal Spanyol serta Guo ZIxu, Xie Wenjing, Liu Danping dan Jia Xinbo asal China.

Lima kru kapal yakni Jumaidin (Nahkoda), Muhammad Hasbullah (KKM), Firdaus (ABK), Adhar (ABK) dan Adrianus Musi (ABK)

Minggu siang sekitar pukul 12.00 wita, kapal wisata Pinisi Bahari Angin Mamiri bergeser dari Pulau Komodo hendak menuju spot destinasi terakhir sesuai schedule yakni Manta Point.

Akan tetapi karena berdasarkan saran kapten dan tour guide Spot terakhir dari Manta Point menjadi Pulau Kanawa, pada saat melewati perairan antara Mawan dan Lokima gelombang laut sangat kencang mengakibatkan kapal oleng ke kiri dan air laut masuk ke badan kapal sehingga kapal terbaik.

KM Bahari Angin Mamiri GT 26 melakukan pelayaran dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo, pada Sabtu (28/6/2025) pagi sekitar pukul 09.00 wita.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere melalui Pos Sar Manggarai Barat menerima informasi kapal wisata pinisi Anging Mammiri mengalami insiden terbalik di perairan antara Pulau Mawan dan Tanjung Lokima Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

"Didapatkan informasi bahwa pukul 10.00 Wita kapal Anging Mammiri yang membawa tamu WNA Spanyol empat orang dan WNA China empat orang serta kru kapal berangkat dari Labuan Bajo menuju Pulau Komodo namun saat berada di Perairan Pulau Mawan dan Tanjung Lokima Labuan Bajo Kapal dihantam gelombang tinggi dan menyebabkan kapal terbalik," ujar Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (Sar Mission Coordinator) pada Minggu malam.

Pihaknya memberangkatkan Tim SAR Gabungan menggunakan kapal Rib Pos SAR Manggarai Barat menuju lokasi kejadian.


"Didapatkan informasi bahwa kapal wisata Aurelia yang berada dekat kapal Anging Mammiri telah terlebih dahulu melakukan pertolongan dan evakuasi,' tambahnya.

Tim akhirnya menuju kapal wisata Aurelia untuk mengevakuasi korban. Minggu petang sekitar pukul 15.00 Wita, tim beserta para korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sementara para kru memilih untuk bertahan untuk melakukan perbaikan kapal.

"Kedepalan korban KM Angin Mamiri seluruhnya sehat dan selamat hanya saja masih merasa shock akibat insiden tersebut," urai Fathur.

Disebutkan kalau saat insiden tersebut, kapal miring akibat angin kencang dan gelombang tinggi serta ada pusaran arus di sekitar kapal.

Sampai saat ini KM Bahari Angin Mamiri masih diusahakan untuk dievakuasi oleh pemilik kapal menuju ke Labuan Bajo.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

WNA Asal Canada Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri Dalam Kamar Hotel Labuan Bajo

Nusantara

Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar

Nusantara

Satu Pekan Pencarian Masih Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Malaka Dihentikan

Nusantara

Ditpolairud Polda NTT Bersihkan Pantai Pulau Monyet Labuan Bajo Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

Nusantara

Pengemudi Mabuk Miras, Mobil Toyota Innova Tabrak Truk Sampah di Manggarai Barat

Nusantara

Dua Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sarinah Dijerat Pasal Berlapis, Polisi Limpahkan Berkas Perkara Tahap 1 ke JPU