WNA Timor Leste Terjaring Operasi Patuh Turangga di Atambua-Belu

Imanuel Lodja - Jumat, 25 Juli 2025 15:36 WIB
ist
WNA Timor Leste Terjaring Operasi Patuh Turangga di Atambua-Belu

digtara.com -Satlantas Polres Belu gencar melakukan operasi lalu lintas dalam operastu Patuh Turangga 2025.

Operasi yang dimulai sejak 14 Juli hingga 27 Juli 2025 nanti dilakukan di berbagai lokasi.

Di hari ke 11 operasi, Kamis (24/7/2025), personil Satgas Ops Patuh Polres Belu bersama instansi terkait, melaksanakan razia dan imbauan Kamseltibcar Lantas di simpang 3 tugu PKK, kelurahan Tulamalae, kecamatan Atambua Barat, kabupaten Belu.

Dalam razia yang digelar pada pukul 10.00 wita, ditemukan pelanggar lalu lintas yang tidak melengkapi diri dengan surat-surat berkendara serta kelengkapan kendaraan bermotor yang tidak sesuai standar.

Aparat Polres Belu juga berhasil mengamankan satu unit sepeda motor asal Timor Leste yang tidak dilengkapi dengan dokumen kendaraan.

Selain tidak membawa surat-surat kendaraan, Anisetu Maya (27) warga Balibo, Distrik Maliana.Timor Leste pemilik sepeda motor Honda Beat dengan Nomor Polisi S 1875 TL, diketahui masuk ke wilayah Indonesia secara Ilegal.

Hal ini dibuktikan dengan hasil pemeriksaaan anggota kepolisian dimana yang bersangkutan tidak melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian.

Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa melalui Kasi Humas, Iptu Agus Haryono membenarkan tentang salah satu warga Timor Leste yang diamankan saat pihaknya tengah menggelar operasi Patuh Turangga 2025 di jalan raya simpang 3 tugu PKK, kelurahan Tulamalae, kecamatan Atambua Barat, kabupaten Belu.

WNA tersebut nekat masuk ke Indonesia melalui jalur tikus di wilayah Salore, desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Saat diinterogasi, Anisetu Maya mengaku masuk ke wilayah Indonesia pada Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 08.00 wita melalui jaur darat menggunakan sepeda motor Beat.

Ia masuk melewati wilayah Salore, WNA tersebut langsung bertamu ke keluarganya yang ada di Salore, Kabupaten Belu

Dari Salore, WNA tersebut mengantar saudaranya ke SMAN 2 Atambua.

Setelah itu dia melanjutkan perjalanan menuju pasar baru.

Sampai di persimpangan tugu PKK, Anisetu Maya ini diberhentikan oleh anggota polisi yang sedang menggelar razia operasi Patuh.

Setelah diperiksa, yang bersangkutan tidak mengantongi SIM, STNK, tidak memasang plat nomor dan tidak mengantongi dokumen keimigrasian.

Setelah diamankan di kantor Sat Lantas, Kasat Lantas Polres Belu, Iptu Marthen Luther Petterson kemudian berkordinasi dengan anggota Sat Intelkam tentang keberadaan WNA yang masuk secara ilegal ke wilayah Indonesia.


Usai diinterogasi, Anisetu Maya kemudian diantar oleh Kanit IV Sat Intelkam, Aiptu Lucky Kristianto dan anggota ke kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua beserta barang bukti milik WNA satu unit sepeda motor Beat, satu unit handphone Samsung A20 dan uang tunai Rp 127.000.

"Warga Negara Timor Leste tersebut kita serahkan kepada pihak Imigrasi Kelas II TPI Atambua dalam hal ini diterima Hariyanto, Kepala Seksi Intelijen dan penindakan Imigrasi Kelas II TPI Atambua," ungkap Kasi Humas.

WNA dan barang bukti diserahkan ditandai berita acara penyerahan untuk diproses sesuai Undang-undang Keimigrasian Indonesia.

"Mudah-mudahan secepatnya yang bersangkutan dideportasi kembali ke negaranya dan kita berharap kedepan tidak ada lagi warga yang nekat melintas secara ilegal ke kita. Kalau memang ada perlu, sebaiknya melalui jalur resmi agar tidak menjadi masalah buat dirinya sendiri," tandas Kasi Humas.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Dipulangkan ke Negara Asal, Jenazah WNA Kanada Bakal Diotopsi

Nusantara

Niat Bekerja di Australia, Tujuh WNA Dipulangkan dan Masuk Wilayah Perairan Rote Ndao

Nusantara

Tujuh WNA Asal China Dan Uzbekistan Diamankan di Rote Ndao, Empat WNI Pengantar Kabur

Nusantara

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Nusantara

TKP Penemuan Jenazah WNA Kanada Bersih, Polisi Temukan Surat Wasiat

Nusantara

WNA Asal Canada Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri Dalam Kamar Hotel Labuan Bajo