digtara.com - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar aksi kemanusiaan berupa
donor darah massal. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa pagi, 12 Agustus 2025, mulai pukul 09.00 WIB di halaman Dinas Pemadam Kebakaran Tebingtinggi.
Aksi sosial ini diprakarsai oleh Walikota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tebingtinggi, serta Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Sumatera Utara.
Sejak pagi, puluhan pegawai dan masyarakat tampak antusias berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mendonorkan darah. Suasana ramai namun tertib terlihat di area kegiatan, di mana petugas medis PMI dan relawan PDDI sigap melayani para pendonor yang silih berganti datang.
Dalam sambutannya, Walikota H. Iman Irdian Saragih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Kegiatan bakti sosial donor darah ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama. Antusiasme pegawai dan masyarakat patut diapresiasi, karena setetes darah yang didonorkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Walikota.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan kemanusiaan, serta mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan rutin, bukan hanya saat peringatan hari besar.
Sementara itu, Ketua PDDI Provinsi Sumatera Utara, Parlindungan Purba, mengucapkan terima kasih kepada Walikota Tebingtinggi dan Dinas Pemadam Kebakaran yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
"Ini adalah langkah awal yang baik. Semoga kabupaten dan kota lain di Sumatera Utara dapat mengikuti contoh positif ini, khususnya dalam rangka peringatan HUT RI," kata Parlindungan.
Parlindungan juga berharap semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya donor darah, mengingat kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat setiap tahunnya.
Pemerintah Kota Tebingtinggi berencana menjadikan kegiatan donor darah massal ini sebagai agenda tahunan, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama tetap terjaga di tengah masyarakat.
Kegiatan hari ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi kehidupan banyak orang.