digtara.com -Keributan dan saling serang terjadi pada Selasa (2/9/2025) dinihari sekitar pukul 02.30 Wita di wilayah Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Kejadian ini melibatkan dua kelompok pemuda asal Kabupaten Alor dan Sumba.
Keributan berawal dari kesalahpahaman selama acara syukuran di salah satu rumah kos setempat.
Situasi kemudian berkembang menjadi aksi saling serang.
Para pemuda diduga dalam keadaan mabuk karena pengaruh konsumsi miras serta menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka ringan pada bagian kaki, sementara beberapa lahan kosong milik warga dibakar, serta sejumlah kendaraan di sekitar lokasi dirusak.
Merespons laporan masyarakat melalui layanan darurat 110, tim gabungan dari Polresta Kupang Kota, Direktorat Samapta Polda NTT, dan Polsek Kota Lama segera ke lokasi.
"Aparat kami melakukan pengamanan secara profesional, dengan memberikan imbauan yang tenang dan membubarkan kelompok yang terlibat, sehingga situasi dapat diredam tanpa eskalasi lebih lanjut," ujar Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, pada Rabu (3/9/2025).
Secara pribadi orang nomor satu di jajaran Polresta Kupang Kota ini hadir di lokasi kejadian.
Kapolresta pun menyampaikan pesan damai kepada kedua pihak, menekankan pentingnya menjaga harmoni dan menghindari tindakan yang merugikan.
"Kami ingin menegaskan bahwa kondisi saat ini telah sepenuhnya terkendali, berkat kerjasama antara aparat kepolisian dan masyarakat," ujar Kapolresta.
Polri, tandasnya tetap berkomitmen untuk melaksanakan langkah-langkah preventif, seperti patroli rutin dan dialog komunitas, serta tindakan represif jika diperlukan, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Keberhasilan ini mencerminkan dedikasi kami dalam melindungi dan melayani masyarakat dengan penuh integritas dan keadilan," ujar Kapolresta.
Kapolresta mengajak semua pihak membangun kebersamaan dengan saling memahami dan menghargai perbedaan, sehingga Kota Kupang tetap menjadi tempat yang aman, damai, dan harmonis bagi semua.
Polri siap menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bai.
"mari kita jaga bersama agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," harap Kapolresta.