digtara.com -UJP (18), pelajar SMA di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia pada Senin (15/9/2025) subuh sekitar pukul 04.00 wita.
Korban ditemukan di kamar rumahnya di Jalan Diponegoro, RT 009/RW 004, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Djafar Alkatiri yang dikonfirmasi pada Senin (15/9/2025) membenarkan kejadian ini.
Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya, Alexander Lela Foni (52),
Sekitar pukul 04.00 wita, ayah korban bangun tidur dan menuju ke dapur. Ia bersiap hendak ke pasar untuk berbelanja.
Saat di dapur ayah korban kaget melihat korban tidur terlentang dengan posisi badan korban sudah dalam keadaan dingin dan kaku.
Ayah korban langsung memanggil anggota keluarga yang lain di rumah dan langsung membawa korban ke rumah sakit.
Saat tiba di rumah sakit, dokter menjelaskan kepada ayah korban bahwa korban sudah meninggal dunia.
Diperoleh informasi kalau pada Minggu (14/9/2025) malam sebelum tidur, korban sempat menyuruh kakaknya, Maria Onci Ovian (22) untuk memasak mie.
Usai memasak, Maria makan terlebih dahulu karena UJP masih bermain ponsel.
Seusai makan, Maria meninggalkan UJP dan masuk ke kamar untuk beristirahat.
Polisi masih mengecek penyebab korban meninggal termasuk kemungkinan korban meninggal karena tersengat strom atau arus listrik.
"Informasi awalnya (korban) kena tersengat arus listrik," tandas Kasat Reskrim.
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah orang.
Orang tua dan keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
"Pihak keluarga korban menolak melakukan otopsi atas kejadian tersebut dan dibuatkan dalam surat pernyataan penolakan otopsi terhadap korban," ujar Kasat.