digtara.com -Aipda Yanrus Pake, Kanit Samapta Polsek Haharu, Polres Sumba Timur memiliki tugas tambahan.
Selain menjalankan fungsinya sebagai anggota Polri, Aipda Yanrus juga mengasuh dan merawat ratusan anak
panti asuhan.
Panti asuhan ini diasuhnya sejak beberapa waktu lalu bersama istrinya, Cristina Sihombing.
Pasangan ini bukan hanya menjadi orang tua bagi anak-anak tersebut, tetapi juga penggerak utama di balik Yayasan Iman Pengharapan dan Kasih yang berlokasi di Desa Tanambanas, daerah perbatasan Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sumba Tengah.
Baca Juga: Enam Tersangka Curnak di Sumba Timur Diserahkan ke Jaksa Yayasan yang telah berdiri lebih dari 25 tahun itu menjadi rumah bagi lebih dari 150 anak dari berbagai latar belakang sosial.
Dengan penuh kasih, mereka diasuh, diberikan tempat tinggal, serta difasilitasi pendidikan gratis dari jenjang Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.
Semua itu dilakukan tanpa memungut biaya sepeserpun dari keluarga anak-anak tersebut.
Tidak sampai disitu beberapa anak panti bahkan disekolahkan hingga perguruan tinggi dan kini kembali dan mengajar di sekolah yang dibangun yayasan tersebut.
"Anak-anak kami bisa sekolah gratis. Ini sesuatu yang luar biasa," ungkap tokoh masyarakat setempat, Kornelis P. Retang, Kamis (2/10/2025).
Yayasan yang dikelola oleh Aipda Yandrus dan Cristina ini memang tak sekadar menjadi tempat berteduh.
Baca Juga: Jaksa Geledah Kantor KPU Kabupaten Sumba Timur Terkait Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024 Lebih dari itu, ia menjadi ruang tumbuh dan wadah mimpi bagi anak-anak yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan.
Mereka kini memiliki masa depan yang lebih cerah berkat kepedulian yang tulus.
Kepala Desa Tanambanas, Yehuda Ngadu Jawa, juga turut memberikan apresiasi.
"Mereka sangat peka terhadap persoalan sosial, terutama yang menyangkut anak-anak dengan keterbatasan," ujarnya.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Aipda Yandrus dan istrinya ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Di tengah kesibukannya sebagai aparat penegak hukum, ia juga menjalankan peran ganda sebagai ayah, pendidik, dan pelindung bagi generasi masa depan Sumba.
Baca Juga: Enam Tersangka Curnak di Sumba Timur Diserahkan ke Jaksa Yayasan Iman Pengharapan dan Kasih bukan hanya tempat tinggal, melainkan juga rumah harapan, tempat di mana anak-anak belajar bermimpi dan berjuang mewujudkannya.