digtara.com -Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), masih melakukan identifikasi penyebab keracunan ratusan anak-anak di wilayah tersebut.
Direktur
RSUD Soe, dr Edwin Leo, menegaskan pihaknya perlu menyelidiki lebih lanjut kendati para pasien mengeluh sakit usai menyantap makanan bergizi gratis hari itu, Jumat (4/10/2025).
Ia mengemukakan para pasien mengeluhkan mual, muntah, hingga sakit kepala.
Pihak rumah sakit saat ini masih mengidentifikasi dan fokus pada penanganan pasien saat ini.
Baca Juga: 331 Siswa Diduga Keracunan MBG Di Soe-TTS Dirawat intensif di Empat Lokasi, Tersisa 58 Orang Dirawat "Dugaan pastinya masih kita investigasi sehingga kita belum tahu jelas. Sementara terkait sampel makanan bisa ditanyakan ke pihak terkait yang mengambil sampel makanannya," lanjut dia pada Jumat malam.
Paramedis telah melaksanakan pemeriksaan, pemasangan infus, pemberian obat-obatan baik langsung diminum atau disuntik langsung.
Ia menyatakan biaya penanganan medis terhadap para korban ini masih ditanggung oleh pihak rumah sakit.
Penanganan para anak-anak yang menjadi korban
keracunan ini pun melibatkan dokter spesialis anak.
"Untuk sementara masih ditanggung oleh RSUD dulu," lanjut dia.
Sebelumnya ia menyebut pasien mengalami keracunan usai santap MBG dan masuk ke RSUD Soe sebanyak 148 orang hingga malam itu.
Baca Juga: Sejumlah Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten TTS-NTT Mual dan Muntah Usai Menikmmati Makanan MBG Sementara sudah 116 pasien yang dipulangkan, 10 pasien dipindahkan ke posko SD GMIT Soe 2, 10 orang dipindahkan ke posko Dinas PRKP, dan 12 orang masih menjalani observasi di
RSUD Soe.
"Mereka di bagian IGD dan semuanya masih dalam yang pada umumnya mulai stabil," jelasnya
Sebelumnya diketahui, 331 orang siswa sekolah dasar dan PAUD mengalami sakit pasca mengkonsumsi MBG di Kota Soe, Kabupaten TTS, Jumat (3/9/2025).
Bupati TTS, Eduard Buce Lioe sudah memerintahkan agar dibat pos terpadu guna menampung dan menangani ratusan siswa ini.
Sejumlah Posko dibangun seperti Posko RSUD Soe, Posko kantor PRKP, Posko Puskesmas Kota Soe dan Posko SD GMIT Soe 2 yang dibantu OPD terkait dan Forkopimda umtuk penanggulangan.