digtara.com -Polres Sumba Timur masih mengusut sumber api dan penyebab kebakaran pada villa Sumba Paradise Beach di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.
Vila tersebut terbakar pada Sabtu (4/10/2025) siang sekitar pukul 13.15 wita.
Untuk mengungkap penyebab kebakaran ini, Polres Sumba Timur segera mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.
"Masih sedang dilaksanakaj koordinasi dengan Labfor Denpasar (Bali)," ujqr Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawan saat dikonfirmasi pada Rabu (8/10/2025).
Baca Juga: Villa Dan SPBU di Sumba Timur-NTT Terbakar Direncanakan pada pekan ini tim
Labfor sudah datang ke
Sumba Timur untuk olah TKP.
"Kita harus undang labfor dulu untuk olah TKP," ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, AKP Helmi Wildan saat dikonfirmasi secara terpisah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Taksasi kerugian material pun dihitung mencapai Rp 10 miliar lebih.
Penyebab
kebakaran pun masih diidentifikasi dan diselidiki aparat kepolisian.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawan yang dikonfirmasi pada Sabtu malam membenarkan kejadian ini.
"Sedang dilakukan identifikasi dan investigasi kebakaran oleh (anggota) Reskrim Polres Sumba Timur," ujar Kapolres.
Baca Juga: Kamar Tidur Warga Naioni-Kota Kupang Diduga Dibakar ODGJ Satu pekerja di Villa Sumba Paradise Beach melihat api dari pepohonan Tuak di balik tembok pagar Villa.
Bunga api dari pohon Tuak tersebut terbang menyambar salah satu villa yang atapnya terbuat dari alang-alang.
Dalam sekejap api cepat merambat hingga membakar 31 unit bungalow, tiga unit villa besar, tiga unit villa kecil dan sembilan bangunan penunjang lainnya.
Upaya pemadaman pada bangunan
villa milik Szoltan Roka, WNA asal Hungaria dilakukan dengan mobil water canon.
Proses pemadaman dilakukan hingga beberapa jam. Sejumlah fasilitas di villa tersebut hangus terbakar.
Taksasi kerugian material yang dialami pemilik villa diperkirakan Rp 10 miliar.
Baca Juga: Anggota Polsek Haharu-Sumba Timur Asuh Ratusan Anak Panti Asuhan
Aparat Satlantas Polres
Sumba Timur juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di seputaran ruas jalan Waingapu - Pandawai pada lokasi dekat
kebakaran, agar situasi arus lalu lintas dapat berjalan aman dan lancar.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir miliaran rupiah," ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, AKP Helmi Wildan yang dikonfirmasi secara terpisah pada Sabtu malam.
Polisi juga memasang garis polisi guna memudahkan pelaksanaan olah tempat kejadian perkara.
Beberapa saksi yang mengetahui dan melihat peristiwa ini ikut dimintai keterangan.