digtara.com -Sejumlah rumah warga di Desa Umalor, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, NTT menjadi sasaran lemparan batu dari orang tidak dikenal (OTK) pada Kamis (9/10/2025) tengah malam.
Bahkan Bripka Elfridus Eman Nahak yang juga Kanit Intelkam Polsek
Malaka Barat, Polres
Malaka menjadi sasaran pelemparan menggunakan batu (ketapel).
Bripka Elfridus Eman Nahak mengalami luka pada kaki. Diduga kuat aksi ini dilakukan oknum tertentu dari salah satu desa di Kabupaten Malaka.
Diperoleh informasi kalau pada Kamis tengah malam, anggota Buser dan Intelkam ke lokasi kejadian keributan
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Mobil Diamankan Polisi Korban yang juga Kanit Intelkam bersama beberapa warga mengontrol situasi keamanan pasca aksi premanisme yang dilakukan oleh masyarakat Desa Lasaen pada hari Minggu, 5 Oktober 2025 di wilayah Kecamatan
Malaka Barat.
Saat tiba di lokasi, korban dan Leksi dilempari dengan batu menggunakan ketapel sehingga mengenai kaki kanan korban dan terluka.
Korban yang juga Kanit Intelkam Polsek Malaka Barat melepaskan tembakan peringatan sehingga para pelaku melarikan diri ke arah Desa Lasaen, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.
Salah seorang warga lainnya, Ronald mengaku kalau aksi pelemparan diduga dilakukan warga dari Desa Lasaen terhadap warga masyarakat Desa Umalor.
Saat itu, Nandes yang juga berasal dari Desa Lasaen melakukan pengancamanan menggunakan parang kepada Ronald.
Polisi dan warga menduga kuat kalau pelemparan ini dilakukan lima orang pemuda masing-masing N, BCSN alias Boni, FXS alias Nandes, BES alias Balca dan KSBM alias Naga.
Baca Juga: Dihadang Saat Ke Kabupaten Malaka, Sopir Dianiaya dan Mobil Box Pengantar Roti Dilempari Polisi dari Polres
Malaka pun mendatangi lokasi kejadian dan melakukan patroli di wilayah Kecamatan
Malaka Barat.
Saat itu, polisi menemukan tumpukan batu dan kayu yang menutup jalan raya di depan gereja Baptista Besikama, Kabupaten Malaka.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar yang dikonfirmasi pada Jumat (10/10/2025) membenarkan kejadian ini.
Ia memastikan kalau hingga saat ini kondisi keamanan di wilayah tersebut sudah aman.
Sementara Kanit Intelkam Polsek
Malaka Barat yang menjadi korban pelemparan diantar ke Rumah Sakit Besikama untuk mendapat perawatan medis.
Polisi masih berusaha mencari para terduga pelaku di sekitar Kecamatan Malaka Barat.
Diduga kuat, para terduga pelaku merupakan para pelaku yang pernah melakukan masalah yang sama dan proses hukumnya sementara berjalan.
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Mobil Diamankan Polisi Namun karena mereka masih tergolong anak dibawah umur maka penyidik Satuan Reskrim Polres
Malaka mewajibkan keempat remaja tersebut untuk wajib lapor.