digtara.com -Dua kelompok mahasiswa terlibat bentrok di depan kampus Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) di kawasan Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Bentrok antara kelompok
mahasiswa asal Sumba dan Kabupaten Alor pada Selasa (4/11/2025) siang sempat memanas diduga karena salah paham.
Anggota gabungan Polresta Kupang Kota segera bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Piket Polresta Kupang Kota yang terdiri dari piket Pos Fatululi dan piket SPKT Polresta Kupang Kota, didukung oleh piket Shelter Polda NTT, langsung turun ke lokasi.
Baca Juga: BNPT Geos to Campus. Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono: Penyebaran Paham Radikal Dominan Lewat Digital Setibanya di lokasi, petugas segera membubarkan massa, serta mengendalikan situasi.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari menjelaskan dari hasil penanganan di TKP, polisi mengamankan dua orang yang diduga sebagai korban dan satu orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan.
Polisi juga menyita barang bukti sebuah buah parang yang ditemukan di lokasi.
"Kita sita parang yang diduga dibawa oleh salah satu kelompok yang terlibat dalam aksi tersebut," ujar Kapolresta pada Selasa petang
Hal ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan untuk menghindari keributan susulan.
Ketiga orang yang diamankan beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta Kupang Kota untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga: Lerai Perkelahian, Mahasiswa di Kupang Malah Dihantam Dengan Balok