digtara.com -Sejumlah perwira polisi Polda NTT yang merupakan perwira Resimen Wira Satya Adhipradana (WSA) melakukan kegiatan sosial di Desa Pitay, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang akhir pekan lalu.
Para perwira Polri peserta Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri angkatan 50 tahun 2021 ini mensyukuri pengabdian mereka selama kurun waktu empat tahun menjadi perwira Polri.
Kegiatan dipimpin Ketua WSA Polda NTT, Ipda Bertho Apelaby yang saat ini menjabat sebagai Paur Binlat Satpam Direktorat Binmas Polda NTT.
Kedatangan rombongan diterima kepala desa Pitay, Febri Tulle bersama perangkat desa dan warga penerima.
Baca Juga: Warga Perumahan RSS Oesapa Dibacok dengan Parang Bantuan bagi puluhan kepala keluarga yang merupakan Lanjut Usia (Lansia) dan kaum disabilitas ini merupakan hasil yang dikumpulkan seluruh anggota WSA baik di Polda NTT maupun di Polres secara sukarela dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Setiap warga penerima bantuan mendapatkan bantuan paket Sembako berupa beras, mie, telur ayam, minyak goreng, kopi dan gula.
sebagian bantuan diserahkan di kantor desa Pitay, namun khusus untuk Lansia dan disabilitas diantar ke rumah masing-masing sambil melakukan dialog bersama.
Ipda Bertho Apelaby menyampaikan kalau ia bersama rekan-rekan WSA memiliki program jangka pendek untuk melakukan kunjungan kasih dan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
"Kami dengan perwira WSA yang ada di Kupang dan bertugas di Polda NTT mewakili teman-teman kami (yang bertugas) di wilayah berbagi rejeki untuk warga yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini tidak seberapa namun ini wujud kepedulian kami kepada warga yang membutuhkan terutama Lansia dan kaum disabilitas," tandas mantan Kapolsek Sulamu, Polres Kupang ini.
Pengurus WSA NTT periode 2025-2028 juga memiliki program jangka panjang yang merupakan program mendekatkan Polri dengan masyarakat.
Baca Juga: Mabuk Miras, 10 Pemuda di Maulafa-Kupang Diamankan Polisi "Ini merupakan program jangka pendek kami pengurus WSA NTT setelah terpilih untuk masa bakti 2025-2028. Nanti akan ada program berikutnya agar Polri lebih dekat dengan masyarakat dan bisa membantu warga masyarakat yang kekurangan terutama kaum disabilitas dan Lansia" tandasnya.
Kepala Desa Pitay, Febri Tulle menyampaikan terima kasih kepada para perwira WSA Polda NTT yang peduli terhadap masyarakat sehingga membantu warga di desa Pitay.
"Terima kasih banyak karena sudah hadir di desa Pitay untuk berbagi kasih dengan warga masyarakat Desa Pitay yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang dibawa dapat meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," ujar kepala desa.
Mateus Nduk (51), warga penerima bantuan yang merupakan penyandang disabilitas fisik juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian para perwira SIP 50 Polda NTT ini.
"Kami tidak bisa membalas, kami hanya bisa mendoakan semoga bapak dan ibu polisi sukses selalu dalam tugas dan tetap disayangi masyarakat," ujar pria yang sudah lumpuh sejak lahir.
Hal yang sama disampaikan Istefanus Kueanan (81). Warga yang lumpuh karena sakit ini tidak dapat menyembunyikan keharuannya saat didatangi perwira Polri WSA Polda NTT di kediamannya.
"Bantuan ini sangat membantu kami untuk kebutuhan hidup dan kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Polisi selalu menjadi berkat bagi sesama," ujarnya.
Baca Juga: Warga Perumahan RSS Oesapa Dibacok dengan Parang