digtara.com -Warga masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT menemukan amunisi pada Senin (1/12/2025).
Amunisi ditemukan Yohanes Manose (49) di belakang Sinar Terang, RT 046/RW 009, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu,
Kabupaten TTU.
Yohanes Manose menemukan amunisi ini saat mencangkul tanah di kebun miliknya untuk dikelola.
Amunisi tersebut terkubur dalam tanah sekitar 20 centimeter.
Baca Juga: BBM Langka di Manggarai, Warga Antri BBM Hingga Arus Lalu Lintas Macet Saat itu Yohanes menemukan
amunisi aktif satu butir dengan kaliber : 50-81 milimeter yang biasa digunakan pada senjata jenis mortir/artileri kecil.
Tempat ditemukan amunisi tersebut berjarak sekitar 10 meter dari penemuan amunisi senjata mouser pada Sabtu, 22 Oktober 2025 lalu.
Lokasi temuan berada dekat benteng peninggalan Jepang/Belanda.
Anggota Polres TTU bersama Kanit Identifikasi Satuan Reskrim Polres TTU mendatangi TKP untuk memasang police line untuk mengamankan
amunisi temuan masyarakat.
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote melalui Humas Polres TTU, Ipda Markus Wilco Mitang menyebutkan kalau tingkat resiko amunisi temuan warga tersebut masih sangat tinggi.
"Amunisi mortir berkaliber kurang lebih 50–81 milimeter dalam kondisi masih aktif dapat meledak sewaktu-waktu apabila terkena benturan, tekanan atau gesekan," ujarnya pada Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Cabuli Adik Pacarnya, Pria di Kabupaten TTS Diamankan Polisi Ia mengakui kalau penemuan ini sudah berulang kali di area yang sama. "Jarak hanya 10 meter dari penemuan
amunisi Mauser," ujarnya.