digtara.com -Pemukiman warga di belakang pasar tradisional Batu Cermin di Waekesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat terbakar pada Jumat (5/12/2025).
Ada 18 unit pemukiman semi parmanen terbakar bersama alat-alat elektronik, harta benda serta barang dagangan hangus terbakar.
Taksasi kerugian materil yang dialami mencapai Rp 800.000.000.
Saksi mata, Jaminah mengaku kalau pada Jumat siang sekitar pukul 13.35 Wita, ia sedang berada di pasar Waekesambi dan ke pemukiman kebakaran mengambil payung untuk dijual
Baca Juga: Polda NTT Pastikan Tidak Ada Tambang Emas Ilegal Di Pulau Sebayur Besar-Manggarai Barat Sesampainya disana, warga Waekasambu,
Desa Batu Cermin ini melihat asap keluar dari rumah Ramlah, salah satu korban yang tinggal di pemukiman tersebut
Jaminah langsung berteriak untuk mencari pertolongan dan menghubungi pemadam kebakaran.
Pemukiman sebagian besar terbuat dari kayu, seng dan bahan-bahan yang mudah terbakar sehingga membuat api sangat mudah menyebar dan membesar.
Anggota Polres
Manggarai Barat dan pemadam kebakaran dipimpin Kapolres
Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang ke lokasi kebakaran.
Mobil watercanon Brimob Yon B diterjunkan ke lokasi kebakaran dibantu mobil pemadam kebakaran Pemda Kabupaten Manggarai Barat, mobil tangki air milik dinas PU dan tangki air Lanal Labuan Bajo
Api berhasil dipadamkan dan l dilakukan pengecekan di sekitar lokasi kebakaran guna memastikan tidak ada lagi api yang masih tersisa.
Baca Juga: Pria Yang Menghamili Keponakan di Manggarai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka Diperoleh informasi kalau kebakaran juga terjadi di bengkel Berkat Motor milik Andi di Jalan Batu Cermin, Wae Kesambi,
Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten
Manggarai Barat.
Namun penyebab pasti kebakaran belum bisa dipastikan.
"Tidak terdapat korban jiwa, hanya terdapat kerugian materil dengan total perkiraan kerugian sekitar Rp 800.000.000," ujar Kapolres
Manggarai Barat pada Jumat malam.
Diduga kuat kebakaran tersebut terjadi karena korsleting pada aliran arus listrik di salah satu rumah warga.
Anggota satuan Reskrim Polres Manggarai Barat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Baca Juga: Polda NTT Pastikan Tidak Ada Tambang Emas Ilegal Di Pulau Sebayur Besar-Manggarai Barat