digtara.com -Sebanyak 118 orang siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTT dilantik menjadi bintara remaja yang baru pada Rabu (24/12/2025) lalu.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM)
Polda NTT, Kombes Pol Juli Agung Pramono langsung menempatkan para lulusan SPN
Polda NTT ini ke sejumlah satuan kerja (Satker) di lingkup kepolisian.
Dalam pengumuman yang dibacakan langsung Karo SDM pada Rabu siang, 118 bintara remaja ini ditempatkan pada delapan Satker mulai dari Satker Mabes, Polda Metro Jaya dan sejumlah Satker di lingkup Polda NTT.
Sebanyak 14 orang bintara remaja langsung ditempatkan di Korbrimob Polri. 14 orang lainnya diarahkan ke Satbrimob Polda Metro Jaya
Baca Juga: Kapolda NTT Pimpin Patroli Skala Besar Perayaan Malam Natal Dua orang ditempatkan di Itwasda
Polda NTT, lima orang di direktorat Intelkam
Polda NTT, dua orang di direktorat Polairud
Polda NTT, empat orang di Bidang Dokter dan Kesehatan (Biddokkes)
Polda NTT, satu orang di bidang hukum (Bidkum)
Polda NTT dan 76 orang lainnya menjadi polisi tugas umum (PTU) yang ditempatkan di Direktorat Sabhara
Polda NTT.
Ratusan bintara remaja ini mengikuti pendidikan selama lima bulan di lembaga pendidikan SPN Polda NTT sejak 30 Juli hingga 24 Desember 2025.
Selama lima bulan di lembaga pendidikan SPN Polda NTT, 118 bintara remaja ini diasuh dan dididik oleh 86 tenaga pendidik dan 66 orang pengasuh.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan tiga siswa terbaik, yakni siswa Cendekia bidang akademik atas nama Alfin Rory Ola, siswa Trengginas bidang kesamaptaan jasmani atas nama Klemensio Adriano Mali, serta siswa Tertabah bidang mental atas nama I Komang Indujiyestha Pranajiwa Subagia.
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko saat menutup kegiatan ini menegaskan bahwa profesi polisi merupakan panggilan hidup dan jalan pengabdian. Oleh karena itu, para Bintara Remaja diharapkan mampu menjadi pribadi yang profesional, berintegritas, bermoral, serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Baca Juga: Pelayanan SIM, STNK Dan BPKB Selama Hari Raya Ditiadakan
"Polisi adalah penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Jaga nama baik lembaga pendidikan dan institusi Polri dengan menjunjung tinggi moralitas, kejujuran, serta keadilan dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan," tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan agar para Bintara Remaja terus mengembangkan kemampuan, inovasi, dan kreativitas, serta menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Polisi masa depan dituntut profesional, cerdas, bermoral, dan modern, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Kapolda NTT Pimpin Patroli Skala Besar Perayaan Malam Natal