Polres Alor Fasilitasi Penyelesaian Pemasangan Daun Pada Pintu Gereja dan Kantor Desa

Imanuel Lodja - Jumat, 26 Desember 2025 15:46 WIB
ist
Kapolres Alor saat menggelar pertemuan penyelesaian masalah Kamtibmas beberapa waktu lalu

digtara.com -Polres Alor menggelar rapat klarifikasi terkait permasalahan pemasangan atau penggantungan daun pada pintu masuk Gereja GMIT Elim Alaang dan Kantor Desa Alaang, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.

Rapat klarifikasi pada Rabu (24/12/2025) dipimpin Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari didampingi Ketua DPRD Kabupaten Alor Paulus Buce Brikmar, serta Dandim 1622/ Alor, Letkol Inf Czi Ariya Darma serta dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, pemerintah kecamatan dan desa, serta pejabat utama Polres Alor.

Kapolres Alor menyampaikan bahwa klarifikasi ini merupakan langkah Polres Alor merespons peristiwa yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa setiap bentuk tindakan atau simbol yang dilakukan di ruang publik harus dikomunikasikan secara terbuka dan tidak dilakukan secara sepihak agar tidak memicu keresahan sosial.

Baca Juga: Polda Sumut Perketat Pengamanan Gereja Jelang Natal, 11.678 Personel Diterjunkan

Berdasarkan hasil klarifikasi awal, pemasangan atau penggantungan daun pintu tersebut dilakukan oleh IA sebagai bentuk luapan kekecewaan pribadi terhadap adanya kegiatan penggalian pasir di Desa Alaang.

Tindakan tersebut tidak dilatarbelakangi unsur provokasi, kepentingan kelompok, maupun sentimen SARA, melainkan murni reaksi emosional yang dilakukan secara spontan, terlebih yang bersangkutan saat itu dalam pengaruh minuman keras.

Ketua DPRD Kabupaten Alor menegaskan bahwa persoalan utama yang perlu menjadi perhatian bersama adalah terkait aktivitas penggalian pasir di Desa Alaang, termasuk legalitas, mekanisme perizinan, serta pengawasan oleh pemerintah desa dan kecamatan.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan instansi teknis terkait agar kegiatan tersebut tidak menimbulkan dampak hukum, lingkungan, maupun keresahan di masyarakat.

Kepala Desa Alaang, Nikanor Bana menyampaikan bahwa pemerintah desa akan melakukan penelusuran dan klarifikasi lanjutan terkait kegiatan penggalian yang dilakukan, serta memastikan tidak menimbulkan dampak lingkungan.

Kepala Desa tidak mengetahui secara langsung peristiwa tersebut, dan sebagai langkah cepat bersama Kapolsek serta perangkat desa, telah diambil keputusan untuk menurunkan seluruh daun yang digantung pada fasilitas umum guna menetralkan situasi.

Baca Juga: Begini Penjelasan Kapolres Alor Terkait Insiden Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi

Ia juga menjelaskan bahwa sebagai langkah cepat, seluruh daun yang digantung pada fasilitas umum telah diturunkan guna menjaga kondusifitas wilayah.

Pihak Polsek Alor Barat Laut menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait permasalahan penggalian.

Ditegaskan kalau penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan pada lokasi permasalahan, bukan pada rumah ibadah atau fasilitas umum, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ketua Klasis Alor Barat Laut, Pdt. Simon Petrus Amung menyampaikan bahwa secara prinsip, keberatan yang disampaikan dapat dipahami, namun cara penyampaiannya dinilai keliru.


Ia berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan, serta meminta yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Pada kesempatan tersebut, IA menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada jemaat Gereja GMIT Elim Alaang, masyarakat Desa Alaang, serta seluruh pihak yang terdampak.

Permohonan maaf tersebut turut disampaikan oleh orang tua yang bersangkutan dan diterima dengan baik oleh perwakilan jemaat GMIT Elim Alaanglah.

Seluruh pihak yang hadir sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini melalui musyawarah dan kekeluargaan serta berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Baca Juga: Polda Sumut Perketat Pengamanan Gereja Jelang Natal, 11.678 Personel Diterjunkan

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Polres TTU Amankan Perayaan Paskah Sambil Menyanyi di Gereja

Nusantara

Kapolda NTT Bantu Lampu Penerangan Jalan Bagi Warga di Kabupaten Alor

Nusantara

Lansia Perempuan di Alor-NTT Dituduh Suanggi dan Dianiaya, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

Nusantara

Dua Kelompok Pemuda di Alor Kembali Saling Serang, Kapolres Temui Pemerintah Untuk Tuntaskan

Nusantara

Siswa SD di Welai dan Fanating Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Kapolres Alor

Nusantara

Kapolres Alor Satukan Pemuda Sawalama dan Lipa Jelang Ramadhan