digtara.com -Tim gabungan dari Polda NTT bersama Bulog, Dinas Perindag serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang
Sidak pada Rabu (31/12/2025) menyasar Pasar Oebobo dan Pasar Inpres Naikoten I.
Sidak diikuti Arrahim K. Kanam (Pinwil Bulog NTT), Ramaijon P. Purba (Wapinwil Bulog NTT), Vivi Manafe (Kabid Perdagangan Disperindag NTT) dan Samuel Therik (staf Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT).
Tim Polda NTT terdiri dari AKP Rendy Widyadharma (Kanit I Subdit I Indag), Aipda Yakobus Laklo, Aipda Saptian Saleh dan Bripda Defna Sinlae yang merupakan Banit Subdt I Indag.
Baca Juga: Diputus Enam dan Sembilan Tahun Serta Dipecat dari TNI, 17 Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Pikir-pikir Tim melakukan pengecekan beras dan bahan pokok lainnya di pasar Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota
Kupang.
Tim juga ke pasar Inpres Naikoten I melakukan pengecekan harga, stok dan ketersediaan beras serta bahan pokok penting lainnya.
Selama kegiatan Sidak pasar, tidak ditemukan pelanggaran dan kenaikan harga Bapokting, serta stock Bapokting aman sampai tahun baru dan pasca tahun baru.
Sidak yang dimulai pukul 08.00 Wita, bertujuan untuk memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan strategis, khususnya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) serta minyak goreng yang merupakan komoditas yang dipasok pemerintah.
AKP Rendy Widyadharma, menyebutkan bahwa Sidak dilakukan untuk memastikan harga beras dan minyak goreng di pasar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Kami bersama instansi terkait melakukan monitoring perkembangan harga pangan di Pasar Oebobo dan Pasar Inpres. Fokus kami adalah beras dan minyak goreng, karena dua komoditas ini dipasok pemerintah. Kami ingin memastikan harga di pasar sesuai dengan ketentuan," ujarnya.
Baca Juga: Anggota Ditreskrimsus Polda NTT Berbagi Sembako Dengan Warga Kurang Mampu
Dari hasil pemantauan, harga beras SPHP di kedua pasar tersebut masih berada di bawah HET.
Pihaknya berharap kondisi harga tersebut dapat terus terjaga agar stabilitas pangan tetap terjamin, terutama menjelang perayaan Tahun Baru dan pasca tahun baru.
Kabid Pengembangan Perdagangan Disperindag Provinsi NTT, Vivi Manafe, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan harga bersama Satgas Pangan.
Harapannya HET tetap stabil. "Kami bersama Satgas Pangan terus melakukan pengawasan dan jika ditemukan pelanggaran, akan langsung ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku.
Baca Juga: Diputus Enam dan Sembilan Tahun Serta Dipecat dari TNI, 17 Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Pikir-pikir