digtara.com -Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa operasi pencarian korban akan diperpanjang selama tiga hari ke depan.
"Berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan, operasi pencarian akan diperpanjang selama tiga hari. Perpanjangan ini dilakukan karena masih terdapat korban yang belum ditemukan, serta mempertimbangkan adanya temuan-temuan baru di lokasi pencarian," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Minggu (4/1/2026) siang.
Atas arahan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko seluruh unsur SAR tetap dikerahkan secara maksimal, baik melalui penyisiran laut, patroli perairan, maupun dukungan peralatan SAR, untuk mempercepat proses pencarian.
Polda NTT juga mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Padar dan perairan sekitarnya agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban atau bangkai kapal
Baca Juga: Jenazah Temuan di Labuan Bajo Teridentifikasi Pria Dewasa Tim SAR Gabungan tetap melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan, terutama melakukan penyelaman di bawah laut.
Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo pada 26 Desember 2025.
"Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian 3
WNA Spanyol yang memasuki hari ke sepuluh, dengan melaksanakan penyisiran di Pulau-pulau terdekat, penurunan sonar serta penyelaman," ungkap Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator).
Korban KM Putri Sakinah ditemukan pada koordinat 8°36'32.58"S - 119°36'32.22"E dan jarak penemuan korban dari LKK sejauh 1.13 Nautical Mile oleh Tim RIB KPJ 2007 (Ditpolair Polda NTT).
Korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan diidentifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah Diduga WNA Spanyol