digtara.com -Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang pencarian satu orang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol, korban tenggelamnya kapal wisata Putri Sakinah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada 26 Desember 2025.
"Perpanjangan operasi SAR hingga dua hari mulai tanggal 8-9 Januari 2026," ujar Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam keterangannya pada Rabu (7/1/2026) malam.
Perpanjangan ini dilaksanakan dengan adanya penemuan korban ketiga pada Selasa (6/1/2026) serta surat permintaan perpanjangan operasi SAR dari Kedubes Spanyol.
Pada pencarian hari ke-13, Rabu (7/1/2026), tim SAR Gabungan kembali ke lokasi pencarian berfokus di sekitar lokasi penemuan bangkai kapal motor Putri Sakinah.
Baca Juga: Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang Dalam pencarian ini, dikerahkan 168 personil unsur gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP
Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas dive
Labuan Bajo dan unsur gabungan lainnya.
Tim SAR gabungan juga mengerahkan 18 Alut utama untuk menyisir pulau-pulau di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Tim SAR Gabungan dari Ditpolairud Polda NTT juga menurunkan ROV dan Sonar, pengerahan Multi Beam Sonat dari ITB Bandung dan Multi bam Sonar dari Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan dekat Pulau Padar.
Hasil operasi SAR hingga Rabu petang masih nihil," tandas Fathur.
Kedubes Spanyol sudah bersurat kepada Basarnas berisikan rasa terima kasih Basarnas beserta Tim SAR Gabungan atas kerja nyata dan komitmen serta perjuangan yang luar biasa dalam pencarian korban.
Mereka berharap operasi SAR dalam perpanjangan ini membuahkan hasil.
Baca Juga: 168 Personil Dikerahkan Cari Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Pada Selasa (6/1/2026) tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah bersamaan dengan temuan bangkai kapal di sekitar perairan Pedde, Pulau Komodo.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fatur Rahman pada Selasa (6/1/2026) mengatakan korban ditemukan 7,48 nauticalmile atau 13,85 mil laiut dari titik duga kapal.tenggelam.
Korban yang telah teridentifikasi adalah laki-laki, berusia sepuluh tahun dan dipastilan adalah anak dari pelatih tim B sepak bola wanita Valencia, Fernando Martin Carreras.
Kapal wisata KM Putri Sakina yang mengangkut 11 penumpang terdiri dari empat ABK dan tujuh penumpang diantaranya enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata warga negara Indonesia tenggelam di perairan Pulau Padar pada Jumat (26/12/2025) malam.
Sesaat setelah tenggelam tim gabungan langsung melakukan prosss evakuasi terhadap tujuh korban selamat dan empat orang dinyatakan hilang dan saat dalam proses pencarian.
Dari proses pencarian oleh tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pada Senin (29/12/2025) dalam keadaan meninggal dunia.
Korban meninggal tersebut beridentitas perempuan warga negara asing asal Spanyol. Sehingga masih ada tiga korban masih dalam proses pencarian.
Baca Juga: Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang Dari proses.pencarian pada Minggu (4/1/2026) berhasil ditemukan satu lagi korban meninggal sehingga masih ada dua korban yang adalah wisatawan asal Spanyol yang dinyatakan hilang.
Untuk mempermudah pencarian satu korban yang masih hilang, Polri menggunakan sonar sistem dan drone bawah air.