digtara.com -Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo menegaskan kepada seluruh jajaran agar meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan terhadap kondisi alam yang kurang bersahabat dalam beberapa waktu terakhir.
Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti longsor, banjir, hingga kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan.
Kapolres Kupang menegaskan itu sebagai langkah antisipatif guna menjaga keselamatan masyarakat serta kelancaran aktivitas sehari-hari.
Kapolres Kupang secara khusus menekankan peran Satuan Lalu Lintas agar terus memantau kondisi ruas-ruas jalan di wilayah hukum Polres Kupang.
Baca Juga: Polisi Curi Motor Polisi di Polresta Deli Serdang, Pelaku Anggota Samapta Ditangkap Hal ini mencakup pengawasan terhadap titik-titik rawan longsor, genangan banjir, hingga kemungkinan jembatan putus yang dapat menghambat arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
"Cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang terjadi akhir-akhir ini tidak bisa dianggap sepele. Saya minta Kasat Lantas beserta jajaran aktif memantau kondisi jalan, segera mengambil langkah pengamanan, serta melaporkan apabila ditemukan potensi bahaya di lapangan," tegas Kapolres akhir pekan lalu.
Kapolres juga menginstruksikan agar personel di lapangan cepat berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti pemerintah daerah, BPBD, dan dinas teknis, apabila terjadi gangguan pada infrastruktur jalan.
Pengaturan lalu lintas, pemasangan rambu peringatan, hingga pengalihan arus harus segera dilakukan demi mencegah kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Kupang juga meminta seluruh Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas untuk proaktif memantau kondisi wilayah masing-masing serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam.
Dengan langkah kesiapsiagaan ini, Polres Kupang berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan dan rasa aman, serta memastikan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap kondusif meskipun di tengah tantangan cuaca ekstrem.
Baca Juga: Polisi Amankan Sembilan Terduga Pelaku Penyerangan dan Penganiayaan di Malaka