digtara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, diperkirakan berpeluang menguat setelah mengalami koreksi pada perdagangan sebelumnya. Sejumlah analis juga memberikan rekomendasi saham unggulan yang dapat dicermati investor.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia,
IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884,72 pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak cukup volatil dengan rentang level 8.715,41 hingga sempat menyentuh 9.000,97.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps turut mengalami koreksi. Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) terkoreksi 7,10%, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) turun 5,92%, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melemah 5,85%.
Tekanan jual juga menimpa saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang turun 5,01%, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melemah 4,73%, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) turun 3,35%, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang terkoreksi 2,76%.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 12 Januari 2026, Analis Waspadai Konsolidasi Selain itu, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) melemah 2,31%, PT Bank Permata Tbk. (BNLI) turun 1,45%, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) terkoreksi 1,23%, dan PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) melemah 1,02%.
Tim Analis MNC Sekuritas menilai bahwa tekanan jual pada IHSG masih terlihat cukup dominan pada perdagangan kemarin. Meski demikian, koreksi indeks dinilai tertahan oleh garis MA20 dan telah memasuki area koreksi teknikal.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas menyebutkan bahwa posisi IHSG saat ini diperkirakan berada di awal wave iii dari wave (v) dalam struktur wave [iii]. Dengan demikian, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dan menguji area 9.032 hingga 9.100.
Secara teknikal,
IHSG diproyeksikan bergerak pada area support di level 8.839 dan 8.764, dengan resistance terdekat di level 8.908 dan 8.996.
Seiring dengan potensi penguatan tersebut,
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk sejumlah saham, di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Harum Energy Tbk. (HRUM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk. (INKP), dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR).
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 12 Januari 2026, Analis Waspadai Konsolidasi