Cuaca Kurang Bersahabat, Nelayan di Sikka Diminta Utamakan Keselamatan

Hendra Mulya - Selasa, 13 Januari 2026 11:00 WIB
ist
Cuaca Kurang Bersahabat, Nelayan di Sikka Diminta Utamakan Keselamatan

digtara.com -Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Sikka Polda Nusa Tenggara Timur mengeluarkan imbauan terkait keselamatan saat melaut.

Imbauan ini merupakan langkah preventif guna menekan angka kecelakaan laut yang sering terjadi akibat cuaca ekstrem maupun kurangnya kesiapan alat keselamatan di atas kapal.

Laut sebagai sumber utama penghidupan masyarakat pesisir memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah.

Namun di balik potensi tersebut, laut juga menyimpan risiko besar yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Baca Juga: Warga Kupang-NTT Agar Waspadai Cuaca Ektrem, Polisi Pun Siaga

Setiap tahun, berbagai insiden kecelakaan laut masih terjadi, mulai dari kapal mengalami kerusakan, terbalik akibat gelombang tinggi, hingga nelayan terjatuh ke laut karena tidak menggunakan alat keselamatan.

Menanggapi kondisi tersebut, Polairud Polres Sikka Polda NTT mengimbau seluruh nelayan agar senantiasa mengutamakan keselamatan sebelum dan selama melaksanakan aktivitas melaut.

Penekanan utama dalam imbauan ini adalah pentingnya kelengkapan alat keselamatan sebagai perlindungan awal dalam menghadapi situasi darurat di laut.

Kasat Polairud Polres Sikka, Iptu Muhammadong, mengatakan bahwa keselamatan merupakan faktor utama yang tidak boleh diabaikan oleh para nelayan dalam mencari nafkah di laut.

"Keselamatan di laut adalah hal yang paling utama. Laut memang menjadi sumber rezeki, tetapi juga memiliki risiko tinggi. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh nelayan agar tidak melaut tanpa perlengkapan keselamatan yang lengkap dan memadai," ujar Iptu Muhammadong pada Selasa (13/1/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap kapal nelayan wajib dilengkapi dengan jaket pelampung (life jacket) yang harus digunakan saat melaut, karena dapat menyelamatkan nyawa apabila terjadi kecelakaan atau terjatuh ke laut.

Baca Juga: Nelayan di Flores Timur-NTT Dilaporkan Hilang Saat Memancing

Selain itu, pelampung cincin (life buoy) minimal dua hingga tiga buah harus tersedia di atas kapal dan ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau untuk keadaan darurat.

Ia juga menekankan pentingnya membawa alat penerangan atau lampu isyarat sebagai penanda bahaya, terutama saat melaut pada malam hari atau ketika menghadapi cuaca buruk.

Alat komunikasi seperti radio atau telepon genggam tahan air juga wajib dibawa, guna memudahkan koordinasi dan pelaporan posisi kapal apabila membutuhkan pertolongan.


"Nelayan juga harus membawa peta dan alat navigasi agar tidak tersesat, khususnya saat cuaca ekstrem. Selain itu, sebelum berangkat melaut, pastikan selalu memantau informasi cuaca dan jangan memaksakan diri jika kondisi gelombang tinggi," tambahnya.

Iptu Muhammadong mengingatkan bahwa keselamatan nelayan bukan hanya menyangkut diri pribadi, tetapi juga berkaitan erat dengan keluarga yang menunggu di rumah.

Oleh karena itu, nelayan diminta untuk selalu memberi tahu keluarga mengenai tujuan melaut dan perkiraan waktu kembali sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Polairud Polres Sikka Polda NTT, lanjut Iptu Muhammadong, akan terus melakukan pengawasan, patroli perairan, serta memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya.

Baca Juga: Warga Kupang-NTT Agar Waspadai Cuaca Ektrem, Polisi Pun Siaga

"Kami dari Polairud Polres Sikka selalu siap memberikan bantuan dan pengamanan di wilayah perairan. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi Pos Polairud terdekat agar dapat segera ditangani," tegasnya.

Dengan dikeluarkannya imbauan ini, diharapkan kesadaran nelayan dan masyarakat pesisir terhadap pentingnya keselamatan di laut semakin meningkat, sehingga aktivitas melaut dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Polairud Polres Sikka Polda NTT mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjadikan keselamatan sebagai budaya, demi mewujudkan pelayaran yang aman dan pulang dengan selamat.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Warga Kupang-NTT Agar Waspadai Cuaca Ektrem, Polisi Pun Siaga

Nusantara

Nelayan di Flores Timur-NTT Dilaporkan Hilang Saat Memancing

Nusantara

Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam ABK KM Triasmo Sejahtera dari Timor Leste

Nusantara

Masyarakat NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Nusantara

Pelaku Kabur Saat Gerebek Lokasi Judi, Polres Sikka Amankan Ayam Judi

Nusantara

Berburu Ikan Paus, Nelayan di Lembata-NTT Meninggal Dunia