digtara.com -Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (Kanwil Ditjenpas NTT) melaksanakan panen raya serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan yang digelar secara nasional di seluruh Indonesia, Kamis (15/1/2026).
Di wilayah Nusa Tenggara Timur,
panen raya diikuti secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu yang terhubung secara daring dengan pusat kegiatan nasional di Lapas Kelas I Cirebon.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, didampingi Kabid pelayanan dan pembinaan, Ratri H. E. Saputro serta yim Kanwil hadir meninjau panen raya di Rutan Kefamenanu bersama jajaran dan para tamu undangan.
Baca Juga: Kanwil Ditjenpas NTT Gandeng TNI dan Polri Razia Lapas Dan Rutan di Kupang Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Timor Tengah Utara, antara lain Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, Kepala Kejaksaan Negeri TTU Andri Tri Wibowo, Kasdim 1618/TTU Mayor Inf Nur Marsudi, perwakilan Polres TTU, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten TTU, perwakilan Pengadilan Negeri Kefamenanu, Yayasan Krisna Foundation, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Daratan Timor.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan nasional yang dipimpin secara daring oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Menteri Agus Andrianto mengapresiasi kontribusi jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Usai seremoni pembukaan, panen dilaksanakan di masing-masing UPT Pemasyarakatan di wilayah NTT sesuai dengan potensi dan komoditas yang dikembangkan.
Di Rutan Kefamenanu, komoditas yang dipanen meliputi kacang panjang, terong, pare, tomat, serta ikan lele yang dikelola melalui Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Pemilihan Rutan Kefamenanu sebagai salah satu lokasi yang terhubung langsung dengan pusat pelaksanaan nasional didasarkan pada keberhasilan pengelolaan kebun SAE yang dinilai produktif, edukatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Baca Juga: Panen Raya di Mandailing Natal, Gubsu Ajak Petani Lebih Mandiri Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan di wilayah NTT atas partisipasi aktif dan konsistensi dalam mengembangkan program ketahanan pangan.
"Kami memilih Rutan Kefamenanu sebagai perwakilan NTT dalam
panen raya serentak ini karena konsistensi mereka dalam mengelola lahan produktif. Saya berharap hasil panen ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan berjalan efektif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat," ujar Ketut Akbar.
Panen raya serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Melalui kegiatan ini, Pemasyarakatan di NTT tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif dan berkelanjutan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui ketersediaan pangan, penguatan ekonomi lokal, serta sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
Baca Juga: Kanwil Ditjenpas NTT Gandeng TNI dan Polri Razia Lapas Dan Rutan di Kupang