digtara.com -Polres Timor Tengah Utara (TTU) menggelar ibadah syukur natal dan tahun baru, Kamis (15/1/2026) di gereja GMIT Petra Kefamenanu.
Ibadah mengusung tema "Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga" dihadiri pula wakil bupati
TTU, aparat TNI dan Polri serta tokoh agama termasuk anggota TNI dan Polri.
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote mengingatkan bahwa Natal mengajarkan kasih, pengendalian diri, dan semangat melayani dengan tulus.
Nilai-nilai ini sejalan dengan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam menjaga keluarga agar terbebas dari tindak kekerasan.
Baca Juga: Di Perayaan Natal Pemuda GMIT Imanuel Mola, Kapolres Alor Ajak Pemuda Jadi Agen Terang dan Damai "Pesan Natal memiliki keterkaitan langsung dengan tugas kepolisian, khususnya dalam melindungi keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat," ujar Kapolres
Kapolres mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Januari 2026 tercatat 37 kasus telah teregister dalam laporan kepolisian.
Sebagian kasus di antaranya diselesaikan melalui pendekatan damai, namun masih terdapat kasus KDRT yang menjadi perhatian serius Polres TTU.
Selain KDRT, minuman keras (miras) disebut masih menjadi faktor dominan pemicu konflik dan tindak pidana.
Pada awal Januari 2026 Polres TTU mencatat 10 kasus yang berkaitan dengan miras.
Kapolres menekankan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Pulang Latihan di Gereja, Remaja Putri di Sabu Raijua Tergelincir ke Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia Karena itu keterlibatan semua pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat, untuk membangun kesadaran bersama dalam melindungi keluarga dari kekerasan dan perilaku destruktif.
Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu menyebutkan bahwa palungan kelahiran Yesus melambangkan kesederhanaan dan Yesus datang untuk melayani bukan untuk dilayani
Ia mengapresiasi Kapolres TTU dan seluruh anggota yang telah menginisiasi kegiatan Natal bersama.
Hal ini menunjukan kemitmen Polri yang tidak hanya menjadi mitra masyarakat tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam rangka menciptakan kehidupan yang harmonis aman dan damai.
"Terima kasih juga atas pengaman Natal dan tahun baru di kabupaten
TTU yang berlangsung dengan aman dan damai," ujar wakil bupati.
Romo Januarius Mau Kura, Pr pada kesempatan tersebut mengatakan kalau Kapolres TTU telah memberikan panggung dan momen yang sangat istimewa untuk menghimpun semua umat kristiani di kabupaten TTU dalam merayakan natal bersama.
"Mari kita belajar dari Natal tahun ini, kita harus berjalan bersama bergandengan tangan untuk melakukan hal yang istimewa yaitu membawa damai," ujarnya.
Baca Juga: Di Perayaan Natal Pemuda GMIT Imanuel Mola, Kapolres Alor Ajak Pemuda Jadi Agen Terang dan Damai