digtara.com -Anggota Polres Rote Ndao dikerahkan untuk mengamankan dan memantau pembongkaran serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao.
Hal ini dilakukan menyusul kelangkaan
BBM di Kabupaten
Rote Ndao karena kapal pengangkut
BBM terlambat masuk.
"Kelangkaan akibat cuaca buruk kapal BBM terlambat masuk," ujar Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono pada Senin (19/1/2026).
Pengerahan anggota saat pembongkaran dan distribusi BBM dilakukan guna memastikan prosesnya lancar dari Papela, Kecamatan Rote Timur hingga ke SPBU yang ada.
Baca Juga: Kapal Pengangkut BBM Singgahi Rote Ndao, Polisi Awasi Ketat Distribusi BBM "Kita ingin pastikan distribusinya tepat sasaran ke masyarakat," tegas Kapolres.
Kapolres juga berkoordinasi dengan operator kapal dan SPBU di Rote Ndao untuk kelancaran distribusi BBM.
Kapolres Rote Ndao juga menghimbau agar warga bijak dalam penggunaan BBM karena cuaca masih ekstrim dengan gelombang laut tinggi.
"Kami himbau kepada masyarakat untuk bijak dan hemat menggunakan
BBM dan Sembako yang selama ini dipasok dari luar
Rote Ndao baik Kupang atau daerah lain," tandas Kapolres.
Pada Minggu (18/1/2026) siang, personil Dalmas Polres Rote Ndao dipimpin Kabag Ops Polres Rote Ndao, AKP Victor H Saputra didampingi Kasat Sabhara, Iptu Jhon Kotta melakukan monitoring dan pengecekan SPBU serta para pengecer bahan bakar minyak (BBM) yang ada di pusat kota Rote Ndao dan sekitarnya.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respon keluhan masyarakat di media sosial terkait harga bbm eceran yang melonjak.
Baca Juga: Kapal BBM Tidak Diijinkan Berlayar Karena Cuaca Ekstrem Dan Gelombang, Stok BBM Di Rote Ndao Terganggu "Kami Polres
Rote Ndao melaksanakan monitoring dan pengecekan SPBU dan para pengecer
BBM untuk memastikan semuanya sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan," ujar Kabag Ops
Tindakan ini juga untuk mencegah ataupun menindak tegas para pelaku usaha yang nakal.
"Kami Polres tidak akan segan-segan menindak secara hukum bagi yang melakukan praktek niaga
BBM yang tidak sesuai ketentuan, siapapun orangnya akan kami tindak tegas," ujar Kabag Ops Polres
Rote Ndao.
Kegiatan monitoring dan pengecekan terkait para pengecer
BBM ini melibatkan personil Sabhara Polres
Rote Ndao, Reskrim dan Propam.
Kabag Ops Polres Rote Ndao juga menyerukan kepada seluruh masyarakat agar tetap teduh dan segera melaporkan bila ada oknum anggota ataupun masyarakat yang melakukan penyalahgunaan tata niaga BBM tersebut sehingga berdampak pada kebutuhan masyarakat.
Kabag Ops juga menghimbau bagi masyarakat yang masih menemukan pengecer BBM bersubsidi yang nakal melakukan penimbunan dan menjual BBM diatas harga pengecer tertinggi atau tidak sesuai takaran 1 liter, segera melaporkan melalui call center 110 Polres Rote Ndao.
Baca Juga: Kapal Pengangkut BBM Singgahi Rote Ndao, Polisi Awasi Ketat Distribusi BBM