digtara.com -Aksi cepat penanggulangan bencana alam berupa pohon tumbang yang menutup akses jalan di kawasan Taman Nasional Tanadaru, jalur lintas kabupaten di Kabupaten Sumba Tengah, Rabu (21/1/2026).
Peristiwa pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan membuka kembali akses jalan.
24 personel Brimob dipimpin Danki 3 Batalyon C Pelopor, Iptu Wiwin Soeyatno bergerak cepat sejak pagi hari.
Baca Juga: Dua Korban Diekshumasi dan Otopsi, Kapolda NTT Dukung Pengungkapan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Meski cuaca hujan, personel tetap bekerja maksimal menggunakan peralatan sederhana untuk mengevakuasi batang dan ranting pohon yang melintang di badan jalan.
Dansat Brimob Polda NTT, Kombes Pol Afrizal Asri menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
"Kami selalu menanamkan kepada seluruh personel Brimob Polda NTT agar sigap membantu masyarakat saat terjadi bencana. Penanganan pohon tumbang ini adalah wujud nyata Bhakti Brimob untuk masyarakat," tegas Kombes Pol Afrizal Asri pada Rabu petang.
Setelah proses pembersihan selesai sekitar pukul 10.40 WITA, jalur lintas kabupaten di kawasan Taman Nasional Tanadaru kembali dapat dilalui kendaraan, sehingga mobilitas warga berangsur normal.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali tanpa kendala berarti.
Kombes Pol Afrizal Asri menambahkan bahwa
Brimob Polda NTT akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah rawan cuaca ekstrem.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan dan angin kencang. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan agar dapat segera ditangani," ujarnya.
Baca Juga: Dua Korban Diekshumasi dan Otopsi, Kapolda NTT Dukung Pengungkapan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas