digtara.com -Bencana alam tanah longsor di Kampung Tuwa, Desa Gorong Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT masih menyisakan duka bagi warga.
Dua orang perempuan masih tertimbun
tanah longsor sejak Kamis (22/1/2026) malam. Sementara dua orang warga berhasil dievakuasi dan mengalami luka.
Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto melalui Kapolsek Lamba leda Utara, Polres Manggarai Timur, Iptu Aris Ahmad yang dikonfirmasi pada Jumat (23/1/2026) malam menyebutkan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan Camat Lamba Leda, Edmon Lana terkait kejadian ini.
"Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis petang sekitar pukul 16.00 wita di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur," ujar Kapolsek.
Baca Juga: Dua Warga Hilang Pasca Longsor di Kabupaten Manggarai Timur Kejadian bencana Alam
tanah longsor tersebut mengakibatkan empat rumah tertimbun material
tanah longsor.
Terdapat empat orang korban yakni Theresia Resem (47), warga Tontong, Desa Compang Weluk, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. Yustina Mira (19), warga Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
Albina Ria dan Apri Nikolaus Acan yang juga warga Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
"Dari keempat korban tersebut, terdapat dua orang dinyatakan hilang tertimbun longsor yaitu Theresia Resem dan Yustina Mira," ujar Kapolsek.
Sedangkan korban yang mengalami luka dan telah dievakuasi ke Puskesmas Benteng Jawa yaitu Albina Ria dan Apri Nikolaus Acan.
Selain rumah dan keempat korban tersebut, material longsor juga merusak persawahan dan tambak ikan milik warga dan material longsor sampai ke halaman depan SDK Meni, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga: Balita Penderita Hidrosefalus di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT Kapolsek juga menyebutkan hingga saat ini akses jaringan internet dan listrik di lokasi tersebut putus total.
Saat ini warga Kampung Tuwa dan Pau mengungsi ke Kampung Rentung dan kampung Buru Pote Desa Goreng Meni, Kabupaten Manggarai Timur.
"Jumlah korban jiwa maupun materiil terkait kejadian tersebut belum dapat dipastikan karena masih dalam proses evakuasi dan pendataan oleh pemerintah Kecamatan Lamba Leda," tandas kapolsek.
Disebutkan pula kalau keadaan cuaca di lokasi kejadian curah hujan tinggi disertai angin kencang, terjadi pemadaman listrik dan jaringan internet hilang.