digtara.com -Elisabeth L. Dj (15), seorang remaja perempuan asal Dusun II, Desa Raemedia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT jatuh di dermaga pelabuhan laut Seba pada Sabtu (24/1/2026) pagi.
Siswi LSB Raenati Sabu Tengah ini hilang di area
dermaga sandar kapal feri ASDP, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten
Sabu Raijua dan belum ditemukan hingga saat ini.
Korban dan adiknya Meriam Dima (13) serta Sadrak Ano (4) yang juga adik korban pada Sabtu pagi berangkat ke pelabuhan Seba untuk menangkap kepiting di area dermaga pelabuhan laut Seba tepatnya di dermaga sandar kapal feri ASDP.
Sementara nenek mereka bersiap ke kebun. Ketiga bocah ini merupakan anak yatim karena ayah mereka sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Pulang Latihan di Gereja, Remaja Putri di Sabu Raijua Tergelincir ke Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia Setibanya di lokasi, korban menyuruh kedua adiknya untuk menunggu di bagian atas
dermaga.
Sementara korban berjalan sendiri ke arah ujung dermaga sandar feri ASDP karena terlihat kepiting yang akan ditangkap.
Saat berada di ujung dermaga tersebut, diduga permukaan dermaga dalam kondisi basah serta licin karena situasi laut yang sementara gelombang tinggi.
Korban pun terpeleset dan terjatuh ke laut dengan posisi menghadap ke depan.
Saat terjatuh, korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada adiknya dan selanjutnya korban tenggelam dan tidak terlihat lagi.
Adik korban berteriak minta tolong, namun karena tidak ada orang di lokasi dermaga sehingga ia berlari keluar pelabuhan dan meminta pertolongan Jhon Darius Bentanone, yang saat itu berada di gudang sekitar pelabuhan.
Baca Juga: Mayat Remaja Perempuan Ditemukan di Perkebunan Bridgestone Simalungun, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Jhon Darius Bentanone membawa kedua adik korban ke Polsek Sabu Barat untuk melaporkan kejadian tersebut berhubung kondisi laut dengan gelombang tinggi.
Anggota Polres Sabu Raijua dan Polsek Sabu Barat serta Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulys Naatonis juga ke lokasi dan berkoordinasi dengan Angkatan Laut Sabu Raijua serta BPBD Kabupaten Sabu Raijua menurunkan perahu both Angkatan Laut untuk proses pencarian korban.
Hingga Minggu petang, korban belum ditemukan berhubung air pasang dan gelombang tinggi.
Bupati
Sabu Raijua, Krisman Riwukore bersama kepala OPD terkait juga ke lokasi melihat situasi tempat kejadian.
Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh anggota Polres
Sabu Raijua, Polsek Sabu Barat dibantu team dari Angkatan Laut, BPBD Kabupaten
Sabu Raijua dan warga dipimpin Kabagops Polres
Sabu Raijua Barat, AKP Robby Fangidae.
Kendala utama dalam proses pencarian adalah kondisi cuaca kurang bersahabat, gelombang laut cukup tinggi, serta air laut dalam keadaan keruh dan masih pasang.
Di areal sekitar lokasi kejadian terpasang police line agar warga tidak melintasi ke areal dermaga selama proses penyelidikan berlangsung.
Baca Juga: Pulang Latihan di Gereja, Remaja Putri di Sabu Raijua Tergelincir ke Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia