digtara.com -Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata menyebutkan kebakaran gudang logistik UPP Nusra II di Kabupaten Ende, NTT pada Senin (26/1/2026) malam dipicu arus listrik.
Polisi sudah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"(Karena) korsleting listrik," ujar Kapolres Ende yang dikonfirmasi pada Selasa (27/1/2026).
Gudang yang terbakar terletak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.
Baca Juga: PLN-Damkar Kabupaten Ende Atasi Kebakaran Gudang Logistik UP3 Flores Bagian Barat Security, Alyosius Oktavianus Ne (30) menyebutkan kalau pada Senin siang sekitar pukul 10.20 Wita, MCB aliran listrik bekas gedung PT
PLN UPP Nusra II mengalami jeglek sehingga listrik mati.
Alyosius mencoba untuk menormalkan kembali MCB sehingga lampu menyala selama 5 menit.
Ia melihat MCB masih jegleg menyebabkan listrik kembali mati dan ia tidak mencoba lagi untuk menormalkan hingga komandan regu (Danru), Rahmat datang.
Sekitar pukul 16.00 Wita, Alyosius bertukar piket dengan Fransiskus N. Nae. Ia melaporkan soal kondisi listrik di bagian bekas gedung PT PLN UPP Nusra II belum menyala karena ada gangguan.
Fransiskus N. Nae (51) yang juga security sempat melaksanakan patroli pasca bertukar piket dengan rekannya.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Gudang Logistik PLN UPP Nusra II Ende Terbakar Ia meminta bantuan Edi Umbu yang juga cleaning service untuk membuat laporan lewat aplikasi PLN Mobile.
Edi kemudian mengambil sepeda motor di garasi belakang bekas gedung PT PLN UPP Nusra II untuk pulang.
Namun ia kaget melihat api menyala dari atas atap gedung. Edi mencoba untuk memadamkan api tetapi api tidak bisa dipadamkan.
Mereka menelepon Saveriua yang juga kepala gudang dan mematikan MCB.
Baca Juga: Pemilik Bersiap Ke Gereja, Rumah dan Kios Warga Alak Terbakar Edi kemudian menuju ke pilar hydrant untuk membuka air dan mengambil selang dan disambung ke hydrant untuk menyemprot ke titik api.
Anggota Polres Ende menggunakan mobil Watercanon Polres Ende dibantu oleh mobil pemadam
kebakaran Kabupaten Ende dan mobil tangki warga melakukan pemadaman hingga api padam.
Polisi kemudian memasang garis polisi/police line dan memeriksa para saksi.
Gedung logistik yang terbakar sejak tahun 2023 tidak dipergunakan dan dijadikan gudang penyimpanan barang bekas.
Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan kurang lebih Rp 300.000.000.
Baca Juga: PLN-Damkar Kabupaten Ende Atasi Kebakaran Gudang Logistik UP3 Flores Bagian Barat