digtara.com -Kapal 'Ferimas Makmur' sandar di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Papela, Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao pada Kamis, 29 Januari 2026 siang sekitar pukul 11.50 wita
Kapal yang dinahkodai Yosep ini membawa 500 KL bahan bakar minyak (
BBM) jenis biosolar.
BBM dipasok dari PT Bunker Service Indonesia (PT.BSI) untuk membantu kebutuhan BBM PLTD Onatali, Kabupaten Rote Ndao.
Begitu sandar, kapal pun mulai melakukan pembongkaran BBM untuk didistribusikan ke PLTD Onatali.
Baca Juga: Polres Rote Ndao Amankan Bongkar BBM di Kapal Navigasi Proses pembongkaran
BBM atau loading termasuk pemindahan
BBM dari kapal ke mobil tangki langsung dilakukan di area pelabuhan dengan pengawasan ketat aparat kepolisian Polsek Rote Timur.
Kapolsek Rote Timur, Ipda A. Ikram Mahben memimpin langsung operasi bersama personel Polsek Rote Timur yang ikut disiagakan penuh guna memastikan keamanan dan kelancaran pembongkaran dan distribusi.
"Kami arahkan Kapolsek melakukan pengamanan secara maksimal selama proses berlangsung. Pengamanan pembongkaran dan distribusi BBM ini menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan vital masyarakat," ujar Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono pada Kamis petang.
Estimasi waktu selesai pembongkaran diperkirakan 4 sampai 5 hari karena jarak dari
PLTD Onatali ke pelabuhan Papela, Kecamatan Rote Timur cukup jauh.
"Anggota Polsek Rote Timur memonitor dan membantu mengamankan pembongkaran BBM dari atas kapal hingga didistribusi ke PLTD," ujar Kapolsek Rote Timur pada Kamis petang.
Ia memastikan proses pembongkaran BBM berjalan dengan baik, aman dan lancar.
Baca Juga: Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi Pengamanan kegiatan masyarakat dan monitoring situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rote Timur pun terus ditingkatkan melalui program kegiatan kepolisian yang ditingkatkan.
Langkah preventif yang dilakukan untuk menekan potensi tindak pidana dan menjamin kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Sebelumnya Manager ULP PLN Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay membenarkan operasional PLTD terdampak stok BBM yang menipis karena terhambat cuaca ekstrem.
Pihaknya sampai mengeluarkan kebijakan pemadaman listrik secara bergilir hingga 31 Januari 2026.
"Itu dilakukan selama pasokan BBM belum tiba agar mencegah terjadinya pemadaman total di seluruh Pulau Rote," jelas dia.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono sebelumnya menyebutkan kalau SPBU di wilayah hukum Polres Rote Ndao tersebar di empat wilayah hukum Polsek jajaran Polres Rote Ndao.
Baca Juga: Stok BBM Menipis, Rote Ndao Terimbas Pemadaman Listrik
Di wilayah hukum Polsek Pantai Baru terdapat satu SPBU Edalode, wilayah hukum Polsek Lobalain terdapat dua SPBU yaitu SPBU Metina dan SPBU Sanggoen.
Di wilayah hukum Polsek Rote Barat Laut terdapat satu SPBU Longgo dan di wilayah hukum Polsek Rote Barat terdapat satu SPBU Sedeoen.
Setiap hari kegiatan kepolisian wajib dilakukan di area SPBU jika terdapat pelayanan distribusi BBM bagi masyarakat
Saat ini distribusi BBM bagi masyarakat masih terus dilakukan pada SPBU yang ada
Baca Juga: Polres Rote Ndao Amankan Bongkar BBM di Kapal Navigasi Pihaknya berharap masyarakat tidak melakukan tindakan melanggar hukum misalnya melakukan penimbunan dengan tujuan untuk mencari keuntungan.