digtara.com -Sejumlah pengendara sepeda motor yang berkendara di jalan raya tanpa menggunakan helm mendapat helm gratis dari Polres Rote Ndao.
Pembagian helm secara gratis ini dilakukan untuk menggugah kesadaran pengendara dan penumpang sepeda motor akan pentingnya menggunakan helm.
Helm gratis ini dibagikan di hari pertama pelaksanaan operasi keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polres Rote Ndao pada Senin (2/2/2026).
Helm gratis diberikan kepada beberapa pengendara oleh Kabag Ops Polres Rote Ndao, AKP Victor Hari Seputra bersama Kasat Lantas, AKP Ferdi Mbatuk
Baca Juga: Awasi Penjualan BBM, Polres Rote Ndao Masih Temukan 'Penjual Nakal' Kegiatan pembagian helem SNI bagi pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm merupakan inisiatif Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono.
Kabag Ops Polres Rote Ndao, AKP Victor Hari Seputra menegaskan agar dalam kegiatan operasi, polisi harus menggunakan kata-kata yang santun dan memberikan penghormatan kepada masyarakat dan teguran secara humanis.
Sementara Kasat lantas Polres Rote Ndao, AKP Ferdy Mbatuk mengingatkan anggotanya tidak perlu mengejar warga yang melanggar dan berusaha menghindari pemeriksaan.
"Operasi lalu lintas harus tetap humanis," ujar Kasat Lantas pada Senin siang.
Operasi Keselamatan Turangga 2026 digelar secara serentak selama 14 hari untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk tertib dan disiplin berlalu lintas.
Operasi ini diawali dengan upacara gelar pasukan keselamatan Turangga 2026 tingkat Polres Rote Ndao dipimpin oleh Wakapolres Rote Ndao, Komisaris Polisi Jonny S Nahak.
Baca Juga: Boncengan Tiga Orang dan Kecelakaan Tunggal, Pemuda di Rote Ndao Meninggal Dunia dan Dua Luka-luka Bertindak sebagai perwira upacara, Kabag Ops
Polres Rote Ndao, AKP Victor Hari Saputra dan komandan upacara Kapolsek Rote Tengah, Ipda Godfriet E S Mail.
Wakapolres Rote Ndao, Kompol Jonny S Nahak saat membacakan amanat Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko mengajak seluruh personel untuk selalu mengucap syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
Apel gelar pasukan merupakan tahapan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga operasi dapat berjalan dengan optimal.
Diingatkan pula kalau permasalahan di bidang lalu lintas terus berkembang dan diharapkan Polri harus adaptif dalam menekan potensi gangguan kamtibmas di jalan raya
Operasi Keselamatan Turangga 2026 merupakan operasi pemeliharaan Kamtibmas yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif serta humanis untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Sasaran operasi adalah kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai pabrikan (knalpot brong), merubah spektek kendaraan, tidak menggunakan sirene, rotator atau strobo bukan untuk peruntukannya.
Baca Juga: 113 Casis Bintara Brimob Polri Lolos Rikmin Awal
Juga kendaraan tidak layak jalan, berkendara tidak mengenakan helm dan tidak berkendara dibawah pengaruh alkohol.
Wakapolres Rote Ndao memberikan penekanan sesuai arahan Kapolda NTT agar seluruh yang terlibat dalam operasi Keselamatan Turangga 2026 agar mengutamakan keamanan dan keselamatan dengan mempedomani Standar Operasional Prosedur (SOP).
Menjalin sinergitas yang baik antar instansi, selalu humanis dalam melaksanakan kegiatan operasi Keselamatan Turangga 2026.
"hindari pelanggaran yang berdampak merusak citra Polri," ujar Wakapolres Rote Ndao, Kompol Jonny S Nahak.
Baca Juga: Awasi Penjualan BBM, Polres Rote Ndao Masih Temukan 'Penjual Nakal' Usai apel gelar pasukan, operasi keselamatan Turangga 2026
Polres Rote Ndao dimulai secara simpatik di beberapa ruas jalan di kota Ba'a.