digtara.com -Krisdewo Holo (11), remaja di Kabupaten Sumba Barat Daya yang hilang diterkam buaya pada Sabtu (31/1/2026) malam akhirnya ditemukan.
Korban ditemukan mengambang dan hanyut terbawa arus air di muara Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten
Sumba Barat Daya pada Senin (2/2/2026) petang.
Namun saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kondisi tubuh korban masih dalam keadaan utuh, namun terdapat luka pada dahi kanan dan patah pada bagian kaki kanan.
Baca Juga: Remaja Usia 11 Tahun di Sumba Barat Daya Hilang di Muara Diterkam Buaya Kapolres
Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu melalui Kasi Humas, AKP Bernardus Mbili Kandi yang dikonfirmasi membenarkan penemuan ini.
"Sudah ditemukan sore tadi sekitar pukul 16.00 wita dalam keadaan mengambang dan hanyut. (Korban) sudah meninggal," ujarnya pada Senin malam.
Jenazah pelajar sekolah dasar yang juga warga Kampung Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya ini ditemukan oleh Lukas Loghe Rode (60) dan beberapa warga yang lain.
Lukas bersama Hendrik Umbu Deke (38), Pilipus Pati Wonda (40) dan Markus Pati Tuku (25) mencari korban pada Senin pukul 01.00 wita.
Keempat warga Kampung Wainyapu,, Desa Wainyapu, kecamatan Kodi Balaghar ini menyusuri pesisir muara Ratenggaro dari bagian desa Wainyapu, kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Pencarian dilakukan sejak Minggu (1/2/2026) tengah malam hingga Senin petang.
Baca Juga: Lagi, Korban Tenggelam Saat Nonton Kapal Kandas di Sumba Barat Daya Ditemukan Sekitar pukul 16.30 wita, di pinggir Muara Ratenggaro, Lukas Loghe Rode melihat tubuh korban dalam keadaan telungkup, mengambang dan hanyut terbawa arus air ke arah mulut muara Ratenggaro.
Ia memberitahukan tiga rekannya yang lain yang saat itu sedang bersama-sama mencari korban yang diserang buaya.
Mereka sempat kesulitan mengevakuasi korban karena terhalang semak-semak dan pepohonan.
Keempat pria ini memutuskan mengikuti tubuh korban yang hanyut hingga ke muara Ratenggaro yang lebih terbuka dengan jarak kurang lebih 100 meter dari tempat pertama kali Lukas Loghe Rode melihat tubuh korban yang hanyut.
Markus Pati Tuku melemparkan tali ke arah tubuh korban yang hanyut dan menarik ke daratan.
Mereka mendapati korban tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban sendiri ditemukan pada jarak kurang lebih 100 meter dari tempat korban diserang buaya sebelumnya.
Keluarga korban memastikan kalau yang ditemukan adalah korban yang sebelumnya hilang diterkam buaya.
Baca Juga: Remaja Usia 11 Tahun di Sumba Barat Daya Hilang di Muara Diterkam Buaya
Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumahnya di kampung Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo.
Keluarga korban Krisdewo Holo iklas menerima bahwa kejadian tersebut sebagai suatu musibah dan menolak untuk divisum ataupun diotopsi.