digtara.com -PK alias Patance, warga Dusun Telunulu Desa Tolama, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao tenggelam saat mencari ikan pada waktu terjadi pasang surut air laut di Pantai Tasilo sejak Sabtu (31/1/2026).
Saat mencari ikan, korban tidak sendiri, Ia bersama beberapa rekannya namun terpisah saat mencari ikan dilaut.
Sekitar pukul 00.10 Wita, Agustinus Tefu dan Jitro Mbau menggunakan sepeda motor menuju rumah Bernadus Bandi.
Mereka bersama-sama menuju pantai Tasilo, Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu untuk mencari ikan saat air laut surut.
Baca Juga: Hari Pertama Operasi Keselamatan Lalu Lintas di Rote Ndao, Pengendara Sepeda Motor Dapat Helm Gratis Tiba di rumah Bernadus Bandi, mereka tidak dapat menghubungi Bernadus Bandi sehingga keduanya melanjutkan perjalanan.
Sekitar pukul 00.30 Wita, PK alias Patance datang ke rumah Bernadus Bandi bersama Yusuf Bandi dan Ince Telnoni untuk bersama- sama menuju pantai Tasilo menggunakan sepeda motor.
Keenam orang ini bertemu di pantai Tasilo sekitar pukul 01.30 wita.
Mereka pun masuk ke arah laut untuk mencari ikan dengan kedalaman air laut setinggi lutut orang dewasa.
Mereka terbagi dalam dua kelompok diantaranya Agustinus Tefu dan Ince Telnoni berjalan menyusuri pantai Tasilo ke arah utara
Sedangan Bernadus Bandi, Jitro Mbau, Yusuf Bandi dan korban PT menuju ke arah barat Pantai Tasilo.
Baca Juga: Pengemudi Mabuk Miras, Mobil Toyota Innova Tabrak Truk Sampah di Manggarai Barat Pukul 05.00 Wita, Agustinus Tefu dan Ince Telnoni kembali ke tepi pantai.
Sementara pada kelompok lainnya, korban PT masih diingatkan oleh Yusuf Bandi agar tetap dalam kelompok saat mencari ikan.
Namun korban terus berjalan ke arah utara sambil mencari ikan. Saat itu korban beralasan akan bergabung dengan kelompok Agustinus Tefu.
Pukul 05.30 wita, Yusuf Bandi, Jitro Mbau dan Bernadus Bandi merapat ke tepi pantai tanpa korban.
Agustinus Tefu sempat bertanya kepada Bernadus Bandi tentang keberadaan korban dan dijawab bahwa korban akan menyusul.
Agustinus Tefu, Ince Telnoni, Yusuf Bandi dan Jitro Mbau memilih kembali ke rumah masing masing meninggalkan Bernadus Bandi di pantai Tasilo yang menunggu korban.
Baca Juga: Kisah Dua Nelayan Asal Sikka Bertahan Dengan Air Hujan Selama Tujuh Hari Hingga Terdampar ke Alor
Sekitar pukul 07.00 Wita, air laut sudah mulai pasang namun korban belum kembali.
Hingga pukul 08.00 Wita, Bernadus masih menunggu korban di tepi pantai.
Sekitar pukul 09.00 Wita, Bernadus Bandi mendapatkan informasi dari petani rumput laut bahwa telah ditemukan sebuah senter kepala dan keranjang tempat penampungan ikan di arah barat Pantai Tasilo.
Setelah dicek bahwa benar barang tersebut merupakan milik korban.
Upaya pencarian kemudian dilakukan melibatkan masyarakat setempat menggunakan perahu nelayan sebanyak 10 unit.
Baca Juga: Hari Pertama Operasi Keselamatan Lalu Lintas di Rote Ndao, Pengendara Sepeda Motor Dapat Helm Gratis
Sekitar pukul 12.00 Wita, korban ditemukan tenggelam di dasar laut tepatnya di Pantai Tongga, Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat.
Korban dievakuasi oleh warga yang melakukan pencarian untuk dibawa ke tepi pantai kemudian ke rumah duka.
Kapolsek Rote Barat Laut, Ipda Andri L Pah mengakui kalau korban sudah disemayamkan oleh keluarga.
"Kejadian ini menjadi pengingat agar keselamatan selalu diutamakan. Kami turut berduka cita atas kejadian ini" tandas Kapolsek pada Selasa (3/2/2026).