digtara.com -Sebuah kapal motor penumpang, KM Atambua Jaya mengalami kerusakan mesin di perairan Tanjung Muna, Desa Muna Seli, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, NTT pada Rabu (4/2/2026).
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 Wita saat KM
Atambua Jaya berlayar dari pelabuhan Air Panas Kabir menuju Pelabuhan Kalabahi.
Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran dan terombang-ambing di laut sekitar lima mil dari Tanjung Muna.
Kapal tersebut diawaki tiga orang kru yang terdiri dari nahkoda, KKM, dan ABK, serta membawa dua orang penumpang, yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Pantar.
Baca Juga: Nelayan di Alor-NTT Hilang saat Melaut, Kapolres Kerahkan Anggota Bantu Temukan Korban Sekitar pukul 15.30 Wita, Kasat Polairud
Polres Alor, AKP Kasman Sara menerima laporan kondisi darurat melalui sambungan telepon dari pihak kapal.
Personel Satpolairud bergerak cepat menyiapkan kapal patroli untuk memberikan pertolongan.
Tim patroli bertolak menuju lokasi pada pukul 16.41 Wita dan tiba sekitar pukul 17.08 Wota.
Di titik koordinat, petugas mendapati KM
Atambua Jaya dalam kondisi terombang-ambing.
Personel kemudian merapat, melakukan pengecekan, serta memastikan seluruh awak dan penumpang dalam keadaan selamat.
Proses evakuasi dilanjutkan dengan penarikan (towing) kapal menuju Pelabuhan Kalabahi.
Baca Juga: Peringatan Isra Mi'raj 1447 Hijriah Jajaran Polres Alor Doakan Bencana Alam Sumatera Berkat profesionalisme dan kerjasama tim, evakuasi berjalan aman dan lancar hingga akhirnya pada pukul 19.11 Wita kapal patroli Polairud bersama KM
Atambua Jaya tiba dengan selamat di dermaga.
Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari mengapresiasi respons cepat dan kesiapsiagaan personel Satpolairud dalam menangani situasi darurat tersebut.
"Kehadiran Polri di wilayah perairan merupakan bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut," ujarnya.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Kapolres juga mengimbau masyarakat pesisir agar selalu memastikan kondisi mesin kapal laik operasi serta melengkapi alat keselamatan sebelum berlayar.
Ia menegaskan pentingnya segera melapor ke pihak kepolisian apabila mengalami keadaan darurat di laut agar bantuan dapat cepat diberikan.
Baca Juga: Nelayan di Alor-NTT Hilang saat Melaut, Kapolres Kerahkan Anggota Bantu Temukan Korban