digtara.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Malaka, Polda NTT siap beroperasi pada 13 Februari 2026.
Berbagai persiapan teknis hingga sumber daya manusia telah dimatangkan guna memastikan operasional program berjalan optimal sejak hari pertama peluncuran.
Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar mengatakan, kesiapan SPPG merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok penerima manfaat di wilayah Kabupaten Malaka.
"SPPG Polres Malaka telah siap diresmikan. Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari sarana prasarana, sumber daya manusia hingga sistem distribusi, telah dipersiapkan secara maksimal agar pelayanan pemenuhan gizi dapat berjalan efektif," ujar AKBP Riki Ganjar Gumilar pada Ssnin (9/2/2026).
Baca Juga: Aniaya Penyandang Disabilitas dan Video Penganiayaan Viral di Medsos, Pria di Kupang Diamankan Tim Jatanras Polda NTT Sebagai bagian dari tahapan persiapan,
SPPG Polres Malaka melaksanakan simulasi produksi dan distribusi pada 9 Februari 2026 dengan sasaran penerima manfaat sebanyak 905 orang.
Simulasi tersebut untuk menguji kesiapan alur kerja, mulai dari proses pengolahan hingga penyaluran makanan.
Pihaknya juga menggelar pelatihan produksi dan distribusi yang melibatkan 47 relawan, 1 akuntan, 1 ahli gizi, serta 1 PIC pada SPPG Webrimata.
Pelatihan ini difokuskan pada standar operasional pelayanan, manajemen logistik, serta tata kelola administrasi program.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, SPPG Polres Malaka turut melaksanakan pelatihan food security yang menghadirkan instruktur dari Biddokkes Polda NTT, yakni Ipda Pius Pala dan Bripda Gilberth Puling. Kegiatan pelatihan berlangsung di Klinik Pratama dan mencakup penyampaian materi keamanan pangan, pembuatan laporan pelaksanaan, hingga praktik teknis pemeriksaan food security melalui simulasi lapangan.
"Pelatihan ini penting untuk memastikan seluruh makanan yang diproduksi memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan sebelum didistribusikan kepada masyarakat," jelas Kapolres.
Baca Juga: Brimob-Warga Kabupaten Sumba Barat Daya Gotong Royong Bangun Jembatan Permudah Akses Anak ke Sekolah SPPG Polres Malaka sendiri tercatat dalam data Mabes Polri sebagai bagian dari 162 unit
SPPG yang masuk tahap persiapan operasional dan akan diresmikan secara serentak pada 13 Februari 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan pada portal kesiapan,
SPPG Polres Malaka telah mencapai 100 persen.
Kabid Humas
Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa kesiapan
SPPG jajaran, termasuk Polres Malaka, merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Polda NTT mengapresiasi kesiapan SPPG Polres Malaka yang telah mencapai 100 persen. Ini menunjukkan keseriusan jajaran dalam menyukseskan program pemenuhan gizi yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ungkapnya.
Kehadiran SPPG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelayanan kemanusiaan.
Baca Juga: Aniaya Penyandang Disabilitas dan Video Penganiayaan Viral di Medsos, Pria di Kupang Diamankan Tim Jatanras Polda NTT