digtara.com - Kegiatan adat Pasola Lamboya di Kabupaten Sumba Barat pada Selasa, 10 Februari 2026 berjalan aman dan tertib.
Walau diguyur hujan dan sempat terjadi kericuhan kecil, namun gelaran atraksi saling lempar kayu/lembing dari atas kuda ini, namun tetap sukses.
Polres Sumba Barat dibantu aparat TNI melaksanakan pengamanan sejak awal hingga akhir pelaksanaan pasola.
Pengamanan dipimpin Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali guna memastikan rangkaian tradisi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Baca Juga: Polisi-TNI Dan Masyarakat di Sumba Barat Bersihkan Arena Pasola Polres
Sumba Barat bersinergi dengan TNI dari Kodim 1613/
Sumba Barat, Brimob Kompi 2 dan 3 Batalyon C Pelopor, Satpol PP Kabupaten
Sumba Barat, serta didukung oleh para tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Meski berlangsung dalam kondisi hujan, atraksi Pasola tetap berjalan lancar dan aman.
Ribuan masyarakat yang hadir, baik sebagai peserta maupun penonton, dapat mengikuti jalannya tradisi adat tersebut dengan tertib di bawah pengawasan ketat aparat keamanan.
Sempat terjadi sedikit kericuhan di arena Pasola, namun berkat kesigapan dan respons cepat personel pengamanan, situasi dapat segera dikendalikan dan kembali kondusif, sehingga kegiatan adat tetap berlanjut tanpa gangguan berarti.
Setelah Rato selaku tokoh adat menyatakan bahwa rangkaian Pasola telah selesai, para peserta Pasola dan penonton secara tertib membubarkan diri.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan terkendali.
Kapolres Sumba Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan, tokoh adat, serta masyarakat yang telah bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pasola Lamboya, sehingga tradisi budaya warisan leluhur ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar.
Baca Juga: Polisi-TNI Dan Masyarakat di Sumba Barat Bersihkan Arena Pasola