digtara.com -PT (59), warga RT 009/RW 004, Dusun Weriwawi, Desa Ngaluroga, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, NTT ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri.
Jenazah korban ditemukan dalam kamar di rumah Vinsensius Ma di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tetandara, Kecamatan
Ende Selatan, Kabupaten
Ende pada Selasa, 10 Februari 2026 pukul 16.30 wita.
Vinsensius Ma (65) yang sehari-hari merupakan buruh harian lepas merupakan orang pertama yang menemukan korban.
Sekitar pukul 16.20 wita, Vinsensius ingin tidur dalam kamar. Kebetulan ia dengan korban sekamar.
Baca Juga: Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri Saat masuk kamar, ia kaget melihat korban dalam posisi berdiri di atas tempat tidur.
Vinsensius pun langsung memanggil korban dengan menyuruh korban untuk turun dari tempat tidur. Namun korban tidak bersuara.
Vinsensius mendekati korban dan ia kaget melihat korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tali terikat di leher dan air liur keluar dari mulut korban.
Ia kemudian langsung memanggil Maria Astrid Liberty (40) yang baru pulang kantor dan Yohanes Nago (45).
Maria dan Yohanes sama-sama mengecek dan melihat kondisi korban sudah meninggal dalam keadaan tali terikat di leher dan air liur keluar dari mulut korban.
Baca Juga: Diduga Masalah Asmara, Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Gantung Diri Anggota Polres
Ende mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ende oleh pihak kepolisian diikuti oleh keluarga untuk dilakukan Visum Et Repertum.
Dari keterangan kerabat dan tetangga bahwa korban memiliki riwayat penyakit TBC yang belum sembuh.
Sementara dari hasil olah TKP simpul tali yang digunakan adalah simpul hidup dan tali yang digunakan adalah tali nilon warna biru.
Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban dipastikan meninggal murni karena gantung diri. Korban diperkirakan meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.
Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat penolakan otopsi.
Baca Juga: Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri