digtara.com -Kebakaran melanda empat kapal wisata yang sedang berlabuh di Pelabuhan Waterfront Marina, Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Jumat (13/2/2026) subuh sekitar pukul 02.00 wita.
Empat
kapal wisata yang terbakar masing-masing KM Pokemon 01 Gross Akta (GT) 6, KM Pokemon 02 GT 5, KM Pokemon 03 GT 05 dan KM Hafizah GT 7.
KM Pokemon 01 dan KM Pokemon 03 merupakan milik Salman Alfaris. KM Pokemon 02 merupakan milik Side Manjakani dan KM Hafizah merupakan milik Alfian.
Ketiga pemilik yang juga nahkoda merupakan warga Kampung Tengah, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Baca Juga: ODGJ di Kabupaten Sikka-NTT Bakar Rumahnya Sendiri Pada Jumat subuh, warga sekitar pelabuhan melihat
kebakaran di tempat berlabuhnya
kapal wisata jenis open dek.
Ketika wargamendekat pada kapal yang terbakar, mereka melihat kapal open dek Pokemon 01 terbakar.
Namun tidak ada crew kapal yang menjaga kapal tersebut sehingga kapal open dek Pokemon 02, kapal open dek Pokemon 03 dan kapal open dek Hafizah yang berlabuh berdampingan dengan kapal open dek Pokemon 01 juga ikut terbakar.
Kebakaran ini dilaporkan ke polisi sehingga anggota piket Sat Polairud Polres Manggarai Barat langsung ke lokasi
kebakaran di Pelabuhan Marina Waterfront
Labuan Bajo.
Polisi dan warga membantu memadamkan api di kapal open dek tersebut dengan alat seadanya agar tidak mengenai kapal open dek lainnya
Beberapa saat kemudian mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan membantu memadamkan api.
Baca Juga: Ditpolairud Polda NTT Bersihkan Pantai Pulau Monyet Labuan Bajo Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo Satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar ke kapal lain.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang membenarkan kejadian ini.
Polisi dari Sat Polairud Polres Manggarai Barat masih menyelidiki penyebab kebakaran pada empat kapal open dek tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam
kebakaran ini dan kerugian materil diperkirakan sekitar Rp 300.000.000.
Kapal Pokemon 01, 02 dan 03 yang sempat terbakar kemudian dievakuasi ke perairan dangkal Pulau Monyet,
Labuan Bajo agar tidak tenggelam.
Sedangkan kapal open dek Hafidza masih berlabuh di Pelabuhan Marina Waterfron,
Labuan Bajo.
Pihak kepolisian juga masih menyelidiki penyebab kebakaran dengan memeriksa saksi-saksi.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kapten dan anak buah kapal (ABK) serta terhadap pemilik kapal.
Baca Juga: ODGJ di Kabupaten Sikka-NTT Bakar Rumahnya Sendiri